Sekilas UMK

Universitas Muria Kudus (UMK), merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang terletak di pantai utara (Pantura) Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Kudus. Sesuai amanat Undang-Undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (selanjutnya disebut UU PT), Universitas Muria Kudus mempunyai kewajiban melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki daya saing baik di tingkat regional, nasional maupun ASEAN/global. Untuk mengimplementasikan amanat UU PT No 12 tahun 2012, Universitas Muria Kudus selalu berperan aktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta mempunyai andil besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mengatasi berbagai persoalan bangsa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memelihara kelestarian lingkungan dan budaya. Universitas Muria Kudus juga telah banyak menjalin kerja sama dengan berbagai institusi di dalam maupun luar negeri dalam upaya mewujudkan visi dan misi yang diembannya. Pada tahun 2015, Universitas Muria Kudus memperoleh akreditasi B untuk standard AIPT.
Perwujudan visi dan misi yang diemban Universitas Muria Kudus telah membuat program jangka waktu 4 tahun ke depan dalam suatu dokumen Rencana Strategis Universitas Muria Kudus (Renstra-UMK) 2017-2020. Pada tahun 2020 diharapkan Universitas Muria Kudus telah memiliki daya saing dan posisi yang kuat di tingkat regional, nasional maupun ASEAN/global dalam segi mutu lulusan maupun mutu proses penyelenggaraan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga baik sarana dan prasarana maupun mindset sivitas akademika serta tenaga kependidikan dalam periode 2017-2020 harus ditingkatkan untuk mencapai daya saing, dengan action research kearifan lokal.

Penyusunan Rencana Strategis Universitas Muria Kudus telah didasarkan kepada (1) Undang-Undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; (2) Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah Nasional (RPJPMN) 2015–2019; (3) Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015–2019; (4) Permenristekdikti No 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan; (5) Statuta Universitas Muria Kudus 2016; (6) Rencana Strategis Universitas Muria Kudus 2012-2016; (7) Hasil akreditasi institusi dan akreditasi program studi; (8) Hasil audit mutu internal; dan (9) hasil evaluasi diri yang menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman Universitas Muria Kudus.
Penyusunan Rencana Strategis Universitas Muria Kudus 2017-2020 diawali dengan evaluasi diri untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang kemudian digunakan dalam menyusun isu-isu strategis. Ada lima isu utama dalam Rencana Strategis Universitas Muria Kudus 2017-2020, yaitu (1) peningkatan kualitas pendidikan; (2) peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (3) Peningkatan kualitas sumberdaya manusia, sarana/prasarana dan keuangan; (4) peningkatan kualitas kemahasiswaan dan alumni; dan (5) peningkatan kualitas kelembagaan dan kerjasama. Setiap isu strategis ditetapkan indikator kinerja utama yang diikuti dengan standar mutu UMK pada setiap indikator. Indikator kinerja utama diharapkan menjadi bagian dari evaluasi keberhasilan implementasi Rencana Strategis sehingga Indikator Kinerja Utama tersebut sudah selayaknya dijabarkan menjadi program dan kegiatan dalam Program Kerja Tahunan Rektor, Renstra Fakultas, dan Rencana Pengembangan Program Studi.