iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Dhimas Adhiguna meraih juara pertama lomba video pelayanan perpustakaan Universitas Muria Kudus (UMK) yang diselenggarakan UPT Perpustakaan. Kegiatan yang diikuti 34 peserta tidak hanya dari mahasiswa UMK saja, tidak hanya dari Kudus saja, melainkan ada juga dari Kabupaten Pati dan Boyolali.

Kepala UPT Perpustakaan UMK Noor Atiyah mengatakan, lomba video ini kali pertama dilakukan oleh pihaknya. Ternyata antusies peserta cukup banyak. ”Kegiatan ini bagian dari upaya kreatif kami menyesuaikan kondisi pandemi,” katanya Selasa (30/4/2021).

Selama pandemi, di Perpustakaan dan layanannya, harus tutup, lalu buka Sebagian, dengan banyak aturan protocol Kesehatan. Harus juga mengaktifkan dan mengoptimasi layanan secara online.

Namun, pandemi berkepanjangan ini tidak bisa menjadi alasan kita untuk berhenti produktif. Naiknya kesempatan rebahan di rumah memberikan kesempatan marathon drakor bagi sebagian orang, namun memberikan kesempatan beradaptasi dan semakin produktif dalam berbagai bidang bagi sebagian yang lain.

Untuk mewadahi dan memotivasi kegiatan produktif dan positif, UPT Perpustakaan UMK melaksanakan Lomba Video Perpus UMK 2021. Kami memberi kesempatan bagi mahasiswa UMK maupun masyarakat umum untuk mulai belajar membuat video bagi yang belum pernah, dan berkreasi lebih banyak bagi yang sudah biasa membuat video.

Ada Lima tema yang diambil, yakni aplikasi perpustakaan UMK, layanan bebas Pustaka, layanan repository UMK, pemanfaatan perpustakaan UMK, dan enjoy perpustakaan UMK.

Untuk juara pertama diraih oleh Dhimas Adhiguna, peringkat kedua diraih oleh Jundi Al Mar’I Rosyidin dan peringkat tiga diraih oleh Dwi Ningsih. Sementara untuk juara favirut netizen di raih oleh Muhammad Nur Yuna Ariza.

Sementara itu, Dhimas Adhiguna mengakui senang karena terpilih sebagai juara 1 lomba tersebut. ”Sangat senang ternyata kami bisa menang, yang mengerjakan bukan saya saja, tapi kami ada tim,” jelasnya.

Untuk kendala, dirinya mengaku lebih pada konsep video yang akan dibuat, membutuhkan waktu cukup lama. Sementara pengambilan gambar tidak terlalu susah karena memang konsep awal sudah ada.

Sehingga dalam proses pengambilan gambar dan editing sudah terarah. ”Memang paling susah mematangkan konsepnya, setelah konsep sudah dapat, proses selanjutnya lebih mudah,” imbuhnya.(Linfokom-Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) dan Pemkab Pati menandatangani nota kesepahaman terkait peningkatan pembangunan di Kabupaten Pati. Bahkan bupati menyiapkan lahan enam hektar di Kecamatan Tlogowungu bagi UMK untuk mengembangkan fakultas atau program studi lainnya di Bumi Minatani.

Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si mengatakan, Kerjasama yang dilakukan dengan Pemkab Pati tentunya akan saling menguntungkan. Apalagi Kerjasama ini memang untuk peningkatan pembangunan di Kabupaten Pati melalui tri dharma perguruan tinggi. ”Untuk berkembang kita tidak bisa sendiri, butuh dukungan masyarakat dan pemerintah,” katanya saat acara penandatangan nota kesepahaman anatara UMK dan Pemkab Pati di ruang rapat Joyo Kusumo Pendapa Kabupaten Pati Rabu (31/3/2021).

Kerjasama yang dilakukan nantinya juga bisa terkait ekonomi, mulai dari pendampingan usaha kecil menengah (UKM) hingga pertanian, sinkron dengan Pemkab Pati. Pelaksanaan kerjasama untuk membangkitkan perekonomian.

Terkait lahan yang disiapkan Pemkab Pati untuk UMK, pihaknya tentu menyambut baik. Sehingga potensi untuk mengembangkan UMK akan semakin besar. Usai penandatanganan kerjasama, pihaknya juga langsung melihat lahan yang disiapkan bupati yang ada di Kecamatan Tlogowungu.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama tersebut. Apalagi alumni UMK di Pati juga sangat banyak, termasuk pegawai pemda yang melakukan studi lanjut juga banyak memilih di UMK. ”Kerjasama ini kedepan harus diperkuat sesuai mekansime dan aturan yang ada,” terangnya.

Untuk alumni UMK, cukup banyak yang lolos menajdi CPNS di Kabupaten Pati,  terutama lulusan Prodi PGSD yang formasinya memang c ukup banyak di Kabupaten Pati. Pihaknya justru senang ket8ika alumni UMK lolos CPNS di Kabupaten Pati, karena mayoritas asli orang Kabupaten pati.

Sehingga akan serius dalam mengabdi, ketika yang lolos dari luar Pati, apalagi luar Jawa Tengah, biasanya baru dua atau tiga tahun sudah mengajukan pindah. ”Akhirnya jadi batu loncatan saja,” imbuhnya.

Untuk kerjasama, pihaknya berharap bisa diperluas, tidak hanya di Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat saja, melainkan juga bisa diperluas. Seperti pembinaan UKM dan lainnya.

Sementara untuk pengembangan UMK, pihaknya menyiapkan lahan delapan hektar jika UMK akan mengembangkan fakultas atau prodi di Kabupaten pati. Beberapa usulan bupati yakni jurusan kedokteran dan ilmu komputer seperti Teknik Informatika dan Sistem Informasi.(Linfokom-Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Hari Teater Sedunia yang jatuh pada 27 Maret dirayakan Teater Tigakoma Universitas Muria Kudus dengan diskusi dengan tema ‘Belajar Membaca Tanda’. Karena pandemic, diskusi juga dilakukan secara live virtual melalui platform Instagram.

Dalam diskusi tersebut menghadirkan dua narasumber Dhani Azzra (Pemerhati Seni Teater ) dan Siwi Agustina ( Penulis Dan Pegiat Seni Teater Minatani ). Keduanya mampu memberikan energi positif bagi warga Teater Tigakoma, untuk mengexplore diri dengan belajar membaca tanda pada naskah, dan situasi di era pandemi.

"Jika tidak ada siasat untuk membaca tanda pada naskah dengan sesuai gagasan kita sendiri, maka pementasan akan seragam. Karena pada dasarnya gagasan lah yang membedakan warna pertunjukan pada sebuah pagelaran teater," penggalan percakapan yang di ucapkan Dhani Azzra sewaktu podcast, (28/04)

Jika tidak memahami maka pementasan tidak bisa maksimal, karena itu memang harus memiliki kemampuan membaca tanda pada naskah sesuai gagasan sendiri. Sehingga dalam proses pementasan nantinya bisa menyajikan garapan yang berbeda.

Pegiat Teater Minatani, Siwi Agustina, memberikan dukungan penuh untuk pelaku seni agar tetap berkarya di masa pandemi ini. Karena masih ad acara untuk berkreasi, jangan sampai terhenti karena pandemic.

"Sebetulnya balik lagi ke pola fikir dan nalar kita. Jika situasi ini dijadikan untuk berhenti berproses, maka ya sudah. Nah, pada kenyataannya kan ada cara yang lain untuk menghadapi situasi yang seperti ini, mungkin harus adaptasi," ujarnya saat berbincang di podcast

Selain sebagai langkah responsif untuk ikut andil memeriahkan HATEDU, koordinator seksi podcast yang bernaung di bawah divisi sosial dan budaya, teater Tigakoma, Budur Nazilir Rohmanmenerangkan, bahwa lewat podcast yang diselenggarakan, harapannya dapat menjadi langkah agar tetap berkarya di masa pandemi.

"Selain memperingati HATEDU, ini juga suatu sikap yang kita ambil untuk tetap berkarya dan beradaptasi, khususnya memanfaatkan teknologi digital," ujar Azil (28/04).

Selain live di Instagram, pihaknya juga menyiarkan di kanal youtube milik Teater Tigakoma. Sehingga bisa menajdi referensi kedepan bagi yang tertarik dalam dunia peran.(Linfokom-Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) memiliki beberapa beasiswa yang bisa dimanfaatkan saat mendaftar, seleksi juga sudah dilakukan. Untuk beasiswa yang diberikan tentunya berbeda-beda tergantung jenis beasiswanya.

Beasiswa yang ada antara lain, beasiswa hafidz, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang hafal minimal 10 juz. Namun ketika ada pendaftar yang memiliki hafalan sampai 30 juz, maka diutamakan hafidz 30 jus. Mahasiswa tersebut nantinya akan mendapatkan beasiswa penuh.

Selanjutnya ada beasiswa KIP kuliah, beasiswa ini meliputi pembebasan biaya Pendidikan dan bantuan hidup setiap bulannya. Untuk beasiswa KIP kuliah juga ada yang berasal dari pemerintah pusat.

Ada juga beasiswa mahasiswa asing, beasiswa tersebut berupa pembebasan pembayaran biaya Pendidikan (SPP). Ada juga beasiswa prestasi olahraga dan pekan olahraga nasional, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi untuk cabang olahraga individu, mereka akan mendapatkan pembebasan biaya Pendidikan selama dua semester.

Sementara untuk beasiswa MTQ, yang memiliki prestasi bidang tersebut akan mendapatkan beasiswa berupa pembebasan pembayaran biaya Pendidikan selama dua semester. Sedangkan untuk beasiswa jalur CBT diberikan kepada calon mahasiswa dengan nilai seleksi CBT tertinggi pada setiap program studi, dengan syarat khusus pendaftar di gelombang I.

Selain beasiswa tersebut, di UMK masih banyak beasiswa lainnya, seperti beasiswa Bank Indonesia. Mahasiswa yang lolos seleksi bisa mendapatkan beasiswa Rp 1 juta setiap bulan selama satu tahun. Selain itu juga ada juga beasiswa dari pemerintah maupun perusahaan-perusahaan lain yang bekerjasama dengan UMK.(Linfokom-Humas)

Page 3 of 397