iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK), BEM Fakultas, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dilakukan pelantikan secara serentak setelah sebelumnya dilakukan pemilihan dan reorganisasi bagi UKM. Pimpinan baru BEM dan UKM akan berjalan selama satu tahun kedepan.

Rektor UMK Dr. Suparnyo, SH. MS mengatakan, semua ketua dan jajaran BEM universitas, fakultas dan UKM memiliki tanggungjawab besar usai pelantikan. Untuk itu semuanya harus menjalankan roda organisasi sesuai aturan yang ada. ”Harus memanfaatkan penuh dengan kegiatan positif, terutama pendidikan,” katanya kemarin.

Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan bergabung danan organisasi kampus, maka harus dimanfaatkan dengan baik. Sehingga nantinya bisa bermanfaat di masyarakat ketika sudah lulus nanti.

Karena dalam organisasi akan mendapatkan soft skill yang mungkin tidak didapatkan dalam proses belajar mengajar atau hard skill. Namun perlu diingat, baik hard skill maupun soft skill harus berjalan baik, jangan sampai timpang. ”Semua mahasiswa harus berprestasi, termasuk yang aktif dalam organisasi,” terangnya.

Selama ini, ketika anggaran untuk kemahasiswa bisa habis, pihak rektorat bukannya susah, meliankan sebaliknya, senang. Karena itu menunjukkan jika mahasiswa dalam berorganisasi bisa berjalan baik.

Dia menambahkan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara pemilu raya. Sehingga pelaksanaan dari awal sampai akhir bisa berjalan dengan baik tanpa ada halangan berarti.

Sementara itu, Ketua BEM UMK baru Khasan Musthofa mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran rektorat dan panitia dalam proses pemira. Sehingga dirinya kini mendapatkan amanah untuk menjalankan roda organisasi sampaui setahun kedepan.

Pihaknya tentu akan menjalankan amanah dengan baik dan pihaknya juga meminta adanya dukungan dari semua pihak. Sehingga bisa memberikan manfaat positif bagi UMK maupun masyarakat.(humas)

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

  UMK - Sebanyak 16 alumni Universitas Muria Kudus (UMK) dinyatakan lolos dalam Management Trainee kerjasama antara PT Hwaseung Indonesia (HWI). Perusahaan yang memproduksi sepatu Adidas tersebut memproyeksikan 16 alumni UMK sebagai pimpinan setiap bagian yang ada di PT HWI.

Ketua Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) UMK Farid Noor Romadlon mengatakan, proses rekrutmen untuk program tersebut sudah dilakukan, semula kebutuhannya hanya 12 orang Alumni fresh graduate yang akan diterima, namun ternyata bisa sampai 16. ”Proyeksinya memang dijadikan leader,” katanya kemarin.

Pihaknya melakukan serangkain tes bersama dengan PT HWI langsung di UMK, karena pendaftarnya cukup banyak, sehingga harus dilakukan seleksi. Akhirnya yang lolos sebanyak 16 orang, dua diantaranya ditempatkan di bagian marketing.

Mereka langsung bekerja di PT HWI, namun memang lebih khusus karena proyeksinya sebagai ‘leader’. Tentunya akan dilakukan pantauan dan penilaian kembali apakah yang diterima masuk dalam kualifikasi leader atau tidak. ”Tapi ketika tidak masuk kualifikasi, tetap masih digunakan, namun tidak sebagai leader, ditempatkan sesuai dengan kemampuannya,” terangnya.

Sehingga merka yang dinyatakan lolos tidak langsung dikeluarkan, melainkan tetap bekerja di PT HWI, namun ditempatkan yang sesuai dnegan hasil penilaian internal. Sehingga mampu memberikan support dalam pengembangan perusahaan secara maksimal.

Dirinya berharap, kerjasama ini terjalin dengan baik secara berkelanjutan, apalagi PT HWI berada di Kabupaten Jepara yang memang dekat dengan UMK. Apalagi sudah banyak alumni UMK yang ternyata bekerja di PT HWI dan kinerjanya juga sudah diakui cukup bagus.

Seperti diketahui sebelumnya, untuk yang berminat mengikuti program tersebut, bisa melakukan pendaftaran secara online mulai 18 – 25 Juni 2019. Selain kualifikasi fresh graduate dan dari Fakultas  Teknik, pendaftar harus memiliki IPK minimal 3,25. Lalu memiliki kemampuan leadership mampu bekerjasama, berpikir analitis,dan mampu berbahasa Inggris.

Sedangkan untuk persyaratan, surat lamaran kerja, CV, FC ijazah dan transkrip nilai, foto ukuran 4x6, FC KTP, FC SKCK, dan SDertifikat TOEFL. Usai penutupan, akan mendapatkan pengarahan pada 26 Juni 2019 di Gedung J lantai V UMK, saat pengarahan wajib hadir.(Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Memperingati Dies Natalies Universitas Muria Kudus (UMK) ke-39, diselenggarakan Sejahtera Cup. Ada Empat pertandingan yang digelar, yakni futsal, bulutangkis, tenis meja, dan senam kreasi.

Wakil Rektor IV Dr. Subarkah mengatakan, kegiatan olahraga Sejahtera Cup ini diikuti oleh internal UMK, baik karyawan maupun dosen. ”Ini adalah olahraga rekreasi, karena bukan menacri prestasi bergengsi atau lainnya, yang paling penting adalah kekompakan semua elemen untuk kemajuan UMK,” katanya kemarin.

Walaupun olahraga rekreasi, namun tetap harus menjunjung tinggi sportifitas, sehingga berjalannya pertandingan bisa maksimal. Karena dilandasi dengan sportifitas masing-masing peserta yang ikut dalam pertandingan.

Kegiatan ini diikuti oleh setiap fakultas, badan, dan unit yang ada di UMK, sehingga diharapkan mampu merekatnya semua elemen tersebut. Selain itu juga untuk mengingatkan tentang pentingnya olahraga, ketika badan fit tentu kinerja akan ikut baik.

Ketua Panitia Sejahter Cup Mutohhar, M.Pd mengatakan, kegiatan ini dilakukan mulai dua sampai 6 Juli 2019, rinciannya untuk pertandingan futsal dimulai 2 sampai 5 Juli. Untuk pertandingan bulu tangkis dimulai pada 3 Juni, tenis meja dilakukan 4 Juli, dan Senam Kreasi pada 6 Juli.

Untuk Futsal memang dilakukan cukup lama, karena tidak mungkin dalam satu hari melakukan pertandingan sampai tiga kali. Sehingga harus dilakukan selama tiga hari sesuai dengan perhitungan panitia.

Sementara untuk lomba lain bisa diselesaikan dalam satu hari, karena tidak membutuhkan banyak tenaga seperti futsal. ”Semua jadwal pertandingan sudah disusun dengan baik,” terangnya.(Humas)

 

 

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Monitoring dan evaluasi (Monev) 19 Proposal Pekan Kretivitas Mahasiswa (PKM) sudah dilakukan, kini tinggal menunggu proposal mana saja yang mampu menembus pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Hasik Monev tersebut akan dilakukan kajian untuk menentukan layak tidaknya proposal yang sudah dibiayai Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk maju di Pimnas.

Dalam monev tersebut, semua tim ditanya banyak hal terkait proposal yang sudah dibiayai. Tujuannya tak lain untuk melihat berjalan tidaknya program yang sudah dibiayai, selain itu juga tingkat keberhasilannya.

Ada dua orang yang ditunjuk oleh Kemenristekdikti untuk monev tersebut, monev sendiri dilakukan di Universitas Muria Kudus (UMK). Sehingga dua penilai tersebut yang datang di UMK untuk melihat semua tim.

Semua tim melakukan persentasi terlebih dahulu terkait PKM yang sudah didanai, tentunya presentasi berbeda-beda. Karena tergantung dengan PKM yang sudah diusulkan masing-masing tim.

Dari 19 PKM yang diterima, paling banyak adalah PKM Kewirausahaan yang mencapai 13 PKM dengan berbagai judul. Mulai dari usaha pembuatan sepatu dari kain torso khas Jepara, lampu anyaman bamboo, tas dari limbah sampah, tote bag dari kain perca batik Kudus, pemanfaatan bonggol pisang, hingga jasa layanan belajar untuk anak disleksia.

Sementara untuk PKM Pengabdian Masyarakat ada dua PKM, yakni pelatihan pembuatan limbah plastik menajdi souvenir kepada para difabel. Selain itu juga pelatihan peningkatan skil pijat bagi tuna netra.

Sementara untuk PKM-PE ada dua, yakni Tasmipopanas sebagai media penejrnih minyak jelantah dan Triptowash, formulasi obat kumru dari buah parijotho. Untuk PKM -PSH yakni peran perempuan samin dalam menjaga lingkungan. Sedangkan PKM KC ada satu, yakni T-Smart ++, tempat sampah pintar dilengkapi fitur pendeteksi lokasi berbasis internet of things.(Humas UMK)

 

 

 

Page 2 of 357