iden

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

UMK – Unit Kegiatam Mahasiswa (UKM) Racana Muria Whira Shima Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan pelatihan pertolongan pertama pada kecalakaan dalam kegiatan pelatihan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan tahap kedua. Ada tujuh materi yang diberikan yang menjadi hal pokok dalam penanganan pertama pada kecelakaan.

Ketua UKM Racana Whira Shima UMK Fatkhurrohman mengatakan, kegiatan pelatihan ini tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelatihan penanggulangan bencana. Kali ini pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan. ”Ada tujuh hal pokok yang dipelajari,” katanya Sabtu (15/2/2019).

Tujuh hal dasar yang dipelajari untuk pertolongan pertama pada kecelakaan yakni, penanganan patah tulang luar dan patah tulang dalam. Ketika tidak memahami cara tersebut, ketika memberikan bantuan atau evakuasi justru akan memperparah patah tulangnya, sehingga perlu cara penanganan yang benar.

Selanjutnya penanganan pendarahan, teknik evakuasi, pengelompokan korban sesuai luka yang diderita dan simulasi assesment kejadian bencana. Selain itu ada  simulasi penyelematan ketika bencana dan simulasi penanganan rumah sakit lapangan.

Dengan kegiatan tersebut tentunya diharapkan nantinya semua peserta pelatihan bisa memehaminya. Sehingga ketika nantinya melakukan pertolongan pertama pada kenyataan saat terjadi bencana atau saat kecelakaan bisa melakukan dengan tepat.

Karena pemahaman tersebut sangat dibutuhkan, karena untuk yang bergabung dalam tim penanganan bencana tidak hanya modal keinginan saja, melainkan juga harus memiliki skil atau pemahaman terkait kebencanaan, salah satunya cara melakukan pertolongan pada kecelakaan.

Kegiatan yang dilaksanakan rutin ini diikuti sekitar 270 penggalang dari 31 pangkalan yang ada di Kabupaten Kudus. Kegiatan dilakukan tiap hari Sabtu selama sebulan.

Untuk pertemuan berikutnya, ke-3 Materi Pemadaman Kebakaran, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus dan terkahir pelatihan dapur umum bersama Dinsos Kudus.(linfokom)

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Arga Dahana UMK memperingati hari ulang tahun ke – 24 dengan berbagai ke anak yatim. Bakti sosial tersebut merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun, rencananya puncak acara pada 17 Februari 2019.

Ketua Mapala Arga Dahana UMK Lutfi Aditya mengatakan, kegiatan bakti sosial berbagi dengan anak yatim. Kali ini dilakukan di Panti Asuhan Muhammadiyah Desa Singocandi, Kecamatan Kota Jumat (15/2/2019). ”Kami ingin berbagi dengan mereka yang mungkin kurang beruntung,” katanya kemarin.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, pihaknya memberikan beberapa bantuan agar bisa dirasakan anak yatim. Tentunya bantuan yang diberikan tidak terlalu banyak, karena memang kemampuan yang dimiliki tidak besar.

Namun yang terpenting adalah niat untuk berbagi dengan anak yatim, sehingga mampu mengasah diri agar semakin peduli dengan lingkungan sekitar. ”Rangkaian acara lain untuk ultah sudah kami siapkan,” terangnya.

Untuk rangkaian lain dilakukan dengan kegiatan sharing yang dilakukan oleh senior-senir Mapala Arga Dahana UMK yang sudah lulus kuliah. Tujuannya agar mendapatkan ide-ide untuk kegiatan lain, terutama agar bisa berperan lebih maksimal, terutama dalam bidang lingkungan.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan muncul ide-ide baru dan sekaligus untuk keakraban. Sehingga Mapala kedepan bisa semakin lebih baik.(linfokom)  

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kerjasama dengan dua badan usaha milik negara (BUMN), PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Angkasa Pura 1. Dengan kerjasama tersebut maka mahasiswa UMK memiliki kesempatan besar untuk magang dan menjadi karwayan di dua perusahaan negara itu.

Kepala Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) UMK Farid Romadhon, M.Pd mengatakan, pada Rabu (13/08/2019) UMK melakukan penandatangan kerjasama dengan dua perusahaan tersebut. ”Kerjasama ini terkait dengan magang mahasiswa di BUMN,” katanya kemarin.

Kerjasama tersebut merupakan tindaklanjut program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB). Dari UMK ada sebelas orang yang lolos untuk magang di enam BUMN, empat diantaranya sudah dilakukan kerjasama dan sudah mulai magang.

Sementara untuk dua BUMN yang baru dilakukan penandatangan ada dua, dilakukan di Bandung dan Jakarta. Untuk penandatangan kerjasama dengan PT KAI dilakukan di Bandung, penandatangan diwakili Direktur SDM PT KAI Ruli Adi dan dari UMK diwakili Wakil Rektor IV, Dr. Subarkah.

Sementara untuk penandatangan kerjasama dari PT Angkasa Pura diwakili Direktur Personalia dan Umum, Adi Nugraha dan dari UMK langsung oleh Rektor UMK, Dr. Suparnyo.

Kerjamasa yang dilakukan kali ini bukan hanya untuk magang enam bulan kedepan saja, melainkan kerjasama seterusnya untuk program magang mahasiswa. Sehingga kerjasama ini tidak hanya berlaku pada proses magang enam bulan yang sudah berjalan saja.

Program magang bersertifikat ini melalui banyak proses. Mulai dari sosialisasi sampai proses seleksi penerimaan mahasiswa magang PMMB. PKPA melakukan kerjasama dan negosiasi dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan Indonesia Career Center Network (ICCN) selaku penanggung jawab program ini dengan BUMN di seluruh Indonesia.

Dari 130 mahasiswa yang mendaftar akhirnya terseleksi melalui psikotes dan wawancara sebanyak 16 mahasiswa. Namun karena kebutuhan di BUMN tidak bisa menyerap semuanya, sehingga yang terserap hanya sebelas orang.

Selain PT KAI dan PT Angkasa Pura 1, empat BUMN lain yang sudah kerjasama yakni PT. Jasa Marga, PT. Hutama Karya, PT. Amartha Karya, dan PT. Jamkrindo. Selama magang enam bulan penuh tersebut, mahaisswa akan mendapat sertifikat magang industri ataupun sertifikat magang kompetensi dari Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP).

 Harapan dari adanya program ini yaitu untuk memberikan pengalaman dunia kerja dan meningkatkan kompetensi calon lulusan Universitas Muria Kudus sesuai kebutuhan dunia kerja atau dunia industry.(linfokom)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) bisa mengakses ribuan e-journal dan e-book dan karya lain di beberapa lembaga internasional. Untuk memaksimalkannya, UPT perpustakaan UMK melakukan pelatihan agar mahasiswa bisa memanfaatkan secara maksimal fasilitas tersebut.

Kepala UPT Perpustakaan UMK Noor Athiyah mengatakan, pelatihan dilakukan kepada laboran, baik kepala maupun petugasnya yang mengurusi perpustakaan setiap jurusan. ”Kami harap pelatihan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa lebih maksimal lagi, karena memang terus diupdate,” katanya Selasa (12/02/2019).

Dengan pelayanan yang semakin baik tentunya mahasiswa akan lebih mudah mendapatkan apa yang dibutuhkan, terutama mereka yang akan menyelesaikan tugas akhir. Banyak materi yang disampaikan untuk peningkatan pelayanan tersebut.

Materinya antara lain pertama prosedur pelayanan, sirkulasi, anggota, ruang baca, fotoopidan pergerakan. Materi kedua tentang prosedur pelayanan, ruang skripsi, multimedia, repositori, e-journal, dan turnitin.

Materi ketiga tentang pelatihan penelusuran informasi melalui OPAC, e-journal UMK dan e-journal sesuai program studi yang ada di UMK. Materi keempat tentang penelusuran informasi melalui database yang sudah bekerjasama dengan UPT Perpustakaan UMK dan repositori UMK.

Materi kelima tentang pelatihan penelusuran informasi tmelalui database yang sudah bekerjasama dengan Kemenristekdikti dan Perpusnas. ”Jadi kami maksimalkan pelatihan ini agar pelayanan semakin baik,” terangnya.

Untuk e-journal , e-book dan karya lain yang bekerjasama dengan Upt Peprustakaan yakni Gale Virtual Reference Library, Emerald Insight, Ebsco, Cengage Learning, dan Proquest. Setiap fakultas sudah diberikan username dan password agar bisa melakukan akses ke database online tersebut.

Selain itu ada juga e-library USA dan e-resources dari Perpusnas. Untuk internal UMK sendiri juga ada jurnal yang sudah dipublis di website umk.ac.id. ”Harapannya dengan pelatihan ini, pelayanan bisa semakin membaik sesuai kebutuhan mahasiswa,” imbuhnya.(linfokom)

Page 9 of 349