iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sifat ”Prajurit” Mengembalikan Karakter Bangsa

UMK- Perguruan Tinggi (PT), termasuk di dalamnya para pendidik (dosen atau karyawan) harus memiliki sikap ”prajurit”. Kata prajurit merupakan akronim dari prasaja (bersahaja), jujur, dan irit (hemat). Tanpa memiliki sifat prajurit, maka pendidikan yang diselenggarakan akan kehilangan karakternya. Demikian benang merah dari kegiatan ”Sarasehan dan Dialog” dalam rangka memeringati 3 dasarwarsa (30 tahun) berdirinya Universitas Muria Kudus. Sarasehan diikuti oleh unsur Muspida Kabupaten Kudus, Pengusaha, Pimpinan Yayasan dan Rektorat serta sivitas akademika tersebut berlangsung pada Sabtu (12/6/10) di Lanlai 1 Gedung Islamic Centre UMK. Sarasehan yang mengankat tema ”Mengembangkan Perguruan Tinggi dalam Membangun Karakter Bangsa berlangsung ganyeng dan meriah.

Pada kesempatan tersebut Rektor UMK, Prof. Sarjadi menguraikan tentang kampus kebudayaan yang harus dicerminkan dengan perilaku dari sivitas akademika, terutama yang terdapat dalam slogan UMK yaitu ”Cerdas dan Santun”. Dua kata tersebut merupakan cermi dari penerapan kampus berbudaya,” jelas Prof. Sardjadi.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Guru profesional adalah guru yang senantiasa melakukan refleksi atas apa yang telah direncanakan dan dilakukannya serta mengambil tindakan yang tepat berdasarkan hasil refleksi tersebut. Begitulah penuturan Prof. DR Joko Nurkamto selaku pembicara seminar yang diadakan oleh Progdi Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus (UMK) di ruang seminar UMK. Selasa (01/06).
Seminar dengan tema Teacher Researcher : Toward A Better English language Teaching In Indonesia ini bertujuan untuk melatih guru dan calon guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas (PTK). “Dari hasil penelitian tersebut nantinya berguna dalam meningkatkan kemampuan siswa dan juga pengembangan ilmu pengetahuan,” tambah dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta ini.
PTK merupakan penelitian tentang situasi kelas yang dilakukan secara sistemik dengan mengikuti prosedur tertentu. PTK sendiri dodorong oleh permasalahan dalam kelas yang dirasakan oleh seorang guru yang bertugas memberi pelajaran kepada siswa. Sehingga, PTK bertujuan unttuk memecahkan masalah yang timbul dalam kelas atau meningkatkan kualitas siswa.

 


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Kesadaran (awareness) ekologi begitu penting bagi masyarakat. Apalagi kondisi alam terus mengalami degradasi dan kian memprihatinkan. Pada sisi lain, respon alam telah mulai diperlihatkan.

Kondisi tersebut mulai menebar ancaman bagi keselamatan manusia. Seperti bencana longsor dan banjir, Peristiwa banjir dan tanah longsor terjadi juga di Kabupaten Kudus, antara lain di Rahtawu, Setrokalangan dan Mejobo.

Demikian ilustrasi yang disampaikan M. Widjanarko, Dosen Fakukultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), saat mengulas tentang kearifan lokal dan lingkungan.

Widjanarko menggambarkan kerusakan alam, terutama kerusakan hutan di Indonesia akibat illegal-logging dalam skala besar. Tahun 2006, data menunjukkan 1,9 juta hektar atau enam lapangan sepak bola/menit. Kerusakan hutan ini tak bisa dibiarkan begitu saja. “Karena itu, membangun kesadaran ekologi begitu penting. Hal ini diimbangi dengan proses internalisasi kesadaran ekosistem secara alami,” jelas Widjanarko.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – ”PT. Sinar Sosro Cabang Ungaran menjadi pilihan kunjungan 88 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (UMK), pada hari ini (19/5), setelah kemarin berkunjung ke Indofood,” kata panitia Kunjungan Perusahaan (Kuper), Sandra Agus Sujatmiko.
Belum ada sebulan kata itu terucap dari mulut Sandra, kini beserta teman-temannya, Sandra telah merencanakan kegiatan Kuper ke PT. Djarum Kudus Rabu mendatang (9/6). Sejak dahulu Kuper selalu diadakan tiap tahun, dan dikelola oleh mahasiswa sendiri.
Keingintahuan akan aplikasi teori yang mereka pelajari selama ini pada dunia kerjalah yang membuat mahasiswa program studi (progdi) manajemen, dan progdi akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Muria Kudus (FE-UMK) mempertahankan agenda tahunan itu. ”Kita jadi tahu cara kerja suatu perusahaan setelah melakukan kunjungan,” kata mahasiswa ekonomi semester dua, Onik Rianasari yang menyukai kunjungan ke semarang itu.