iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Perkembangan teknologi dewasa ini cepat dan nyaris tidak terbendung. Penggunaan Open Source yang bisa diedit dan dikembangkan oleh siapa saja membuat setiap orang dapat mengembangkan teknologi tersebut.

Geografic Information System (GIS) merupakan salah satu sistem yang bisa digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat umum. Sistem ini khusus menggelola data yang memiliki informasi parsial (informasi berefrensi geografis).

Pada abad 17, sistem yang digunakan masih manual, dengan mengambar dan mendata berbagai macam hal menggunakan tangan. Namun memasuki abad ke 20, dimulai dengan berkembangnya litografi foto, dimana peta dipisahkan menjadi perangkat keras komputer dan munculah sistem GIS. Sistem ini merupakan sistem pertama di dunia dan hasil dari perbaikan aplikasi pemetaan yang memiliki kemampuan timpang susun (overlay) penghitungan dan pemindaian.

Perkembangan ini menggugah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Tektik Universitas Muria Kudus (HMJ FT UMK) untuk mengadakan seminar GIS pada Rabu (4/8/2010). Kegiatan ini di adakan di ruang seminar Gedung Rektorat lantai 4 UMK dengan pembicara Solekhan.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Obat NRT Tidak bisa Menghentikan Kebiasaan Merokok

UMK-Produk-produk NRT (Nicotine Replacement Therapy) yang diproduksi oleh industri farmasi tidak bisa menghentikan kebiasaan merokok seseorang, karena kebiasaan merokok sangat tergantung dari keinginan dan dorongan seseorang. Menurut Prof Dr. dr. Sarjadi, Sp.PA, guru besar Fakultas Kedokteran UNDIP, yang juga Rektor Universitas Muria Kudus (UMK), zat nikotin yang tergantung dalam rokok tidak bisa diganti dengan nikotin buatan dari industri farmasi.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Penerimaan mahasiswa baru Universitas Muria Kudus (UMK) tahun ajaran 2010 pada gelombang pertama telah melakukan proses daftar ulang (herregistrasi) pada 21 Juli lalu. Lebih dari 90% calon mahasiswa (cama) dari 1523 orang yang diterima pada gelombang pertama melakukan herregistrasi. Sampai berita ini diturunkan mahasiswa yang melakukan herregistrasi masih memenuhi antrian, terutama bagi cama yang dinyatakan diterima sebagai cadangan.
Mereka berasal dari Program Studi (Progdi) Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Memasuki tahun kedua penerimaan mahasiswa baru progdi PGSD merupakan progdi yang paling banyak dipilih cama. Lebih dari 1400 cama mendaftar pada program ini. Padahal kuota hanya 300 kursi cama. Sebanyak 37 orang dinyatankan diterima sebagai cama cadang Progdi PGSD.
Setelah proses herregistrasi selesai, cama cadangan progdi PGSD pada hari Jum’at, 23 Juli 2010 pukul 09.00 WIB menghadiri undangan UMK, cama dan walinya diundang untuk mendapatkan penjelasan tentang kelanjutan mereka sebagai cama cadangan Progdi PGSD. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Laboratorium Psikologi Gedung Rektorat Lantai 3.
Menurut Humas UMK Zamhuri, cama cadangan progdi PGSD diundang untuk memenuhi kuota cama progdi PGSD yang belum terpenuhi. :”Setelah memperoleh penjelasan dari UMK, cama yang tadinya cadangan, kemudian dinyatakan diterima sebagai cama Progdi PGSD dan melakukan herregistrasi pada 26-27 Juli pekan depan,” jelas Zamhuri. (Harun-Portal)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Ujian Akhir Semester (UAS) telah usai. Kini saatnya hati mahasiswa dag dig dug menanti nilai UAS keluar. Beberapa mahasiswa pun silih berganti, mengamati nilai yang tercantum di papan pengumuman. Walau masa liburan, tampak mahasiswa lalu lalang ke Seketariat Fakultas. “Yes, aku dapat nilai A,” ceplos spontan seorang mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan (FKIP) saat melihat nilainya.
Peranan nilai mata kuliah bagi mahasiswa memang sangat memengaruhi jumlah IPK. “Apalagi pada tahun mendatang, semua fakultas di Universitas Muria Kudus (UMK) akan mengikuti Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) secara utuh”, kata Ir. Endang Dwi Murinie, Msi, Ketua Lembaga Pendidikan UMK.
Sebenarnya sistem KBK ini menjadi babak lanjutan dari kurikulum tahun 2003. Secara berkala pelaksanaan dalam penyempurnaan kurikulum telah dilaksanakan (Perguruan Tinggi) PT masing – masing. Seperti penyusunan bahan ajar, pembentukan team teaching, dan inovasi konsep dalam penyusunan kompetensi (siswa maupun dosen) dan sebagainya.