iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Hadirnya kampus Universitas Muria Kudus (UMK) di Desa Gondang Manis, Bae, Kudus, membawa dampak perubahan yang cukup signifikan, di lingkungan sekitar kampus, terutama masalah ekonomi dan budaya. Hal ini karena latar belakang mahasiswa UMK yang beragam. Karena itu, mereka membawa kebiasaan (budaya) perilaku yang berbeda pula.

 


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Isu hangat seputar rencana pembentukan kabinet presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang kini kian panas dibicarakan mampir juga ke kampus Universitas Muria Kudus (UMK). Kelompok kritis para aktivis mahasiswa UMK juga tak mau ketinggalan mengomentari seputar pembentukan kabinet SBY yang rencananya mau diumumkan pada 21 Oktober nanti. Lalu bagaimana harapan para aktivis terhadap menteri-menteri yang akan mengisi kabinet SBY untuk mengemban tugas kenegaraan lima tahun mendatang?

Arief Khoerul Amir, anggota Resimen Mahasiwa (Menwa) UMK, menyatakan agar kabinet SBY nanti diisi oleh orang-orang


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sebelum ada Universitas Muria Kudus (UMK), jalan menuju Desa Gondang Manis begitu sunyi senyap. Lebih-lebih ketika melewati jalan Dersalam, di mana kampus UMK berdiri. Pasalnya, di kanan kiri jalan, terdapat kuburan China. Karena itu, dulu daerah sekitar kampus UMK lebih dikenal sebagai daerah kuburan yang menakutkan. Tetapi, seiring dengan perkembangan kampus UMK di Gondang Manis, daerah ini kini menjadi harapan baru bagi penduduk sekitar. Tak hanya Desa Gondang Manis yang merasakan dampak positif dari perkembangan UMK yang kini sudah menginjak usia 29 tahun ini. Tetapi, juga desa lain, seperti Desa Panjang dan Pedawang, juga ikut berdenyut. Daerah yang dulu begitu takut untuk dilewati, kini telah ramai.

 


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tidak ada yang menyangkal, bahwa hadirnya Universitas Muria Kudus (UMK), membawa angin segar bagi pembangunan daerah di Kabupaten Kudus.

Kehadirannya, turut membawa perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya dalam melahirkan inteletual-intelektual baru dari berbagai ragam disiplin keilmuan. Lebih dari itu, melahirkan dan membangun peradaban di kota baru yang terbentuk tersebut.

Kota baru di kawasan Desa Dersalam dan Desa Gondangmanis tersebut, ditandai dengan munculnya perumahan Perumahan Muria Indah, berdirinya Ruko-ruko, warung serta berbagai kegiatan ekonomi lain.

Berbagai harapan pun tersemat. Drs Asrofi, Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Kudus, berharap, agar segenap civitas akademika UMK, senantiasa meningkatkan intelektualitas dan peran sosialnya. angan cuma puas di dalam kampus, karena banyak tugas sosial yang lebih besar menunggu di luar, katanya.