iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Perguruan Tinggi (PT) berperan mensinergikan Posdaya dengan program pemerintah melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga).
Ketua Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono pada Pelatihan Kader Posdaya di Universitas Muria Kudus (UMK), Selasa (22/3) mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam rangka mensinergikan program Posdaya dan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, Posdaya bertujuan membentuk keluarga yang mandiri dan sejahtera melalui kegiatan-kegiatan utama yang digarap, yaitu lingkungan dan sosial ekonomi. Sementara pemerintah, lanjutnya, juga memiliki target pengentasan kemiskinan.
“Supaya maksimal, program KKN yang diselenggarakan harus memprioritaskan Posdaya yang lemah,” kata mantan Menkokesra ini.
Dalam seminar Pelatihan Kader Posdaya di Universitas Muria Kudus (UMK), Haryono mengatakan, pada awalnya di Jogjakarta, Universitas Gajah Mada (UGM) membangun 12 Posdaya. Karena melihat konsepnya sederhana dan bermanfaat, akhirnya pemerintah daerah merespon positif dengan memberikan anggaran. “Akhirnya yang berperan tidak hanya pemerintah daerah, tetapi mereka yang merasa mampu pun ikut serta,” tegasnya.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Sertifikasi Information Technology (IT), sangatlah penting bagi peningkatan kompetensi mahasiswa, terlebih mahasiswa FT-Sistem Informasi (SI). Selain memberikan kredibilitas dan menunjukkan kompetensi serta kemampuan pemiliknya yang telah teruji sehingga patut untuk dihargai,  juga memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan.
Pengenalan sertifikasi IT itu disampaikan dalam kuliah umum dihadapan mahasiswa FT-SI semester dua yang bertempat di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) Selasa kemarin (22/03).
“Permasalahannya adalah bagaimana employer dapat mengetahui bahwa SDM yang dicarinya berkualitas tanpa perlu ia membuang waktu dan tenaga untuk menguji satu-persatu calon karyawannya. Dan itu dapat dijawab dengan sertifikasi,” Tutur Syaiful Muzid, S.Kom dosen tamu kuliah umum tersebut. Karena dalam sertifikasi ini, tambahnya telah mencapai tujuan berupa terbentuknya tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi, memiliki standar kerja TI yang tinggi, dan pengembangan profesional yang berkesinambungan.

Sertifikasi yang umumnya dikenal oleh masyarakat sebenarnya ada dua, yakni sertifikasi akademik dan sertifikasi profesi.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mencanangkan program 1000 koperasi. Program tersebut akan diarahkan pada terbentuknya koperasi di setiap rukun warga (RW).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus, Drs. H. Abdul Hamid, M.Pd,dalam Pelatihan Kader Posdaya di Universitas Muria Kudus (UMK), Selasa (22/3).
Menurut Hamid, untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan, pemerintah harus menggarap perekonomian hingga tingkat bawah, yaitu RW. Hamid menjelaskan, program ini ditelurkan untuk mengatasi masalah yang dialami UMKM di Kudus yang terdapat 10 ribu UMKM. “Mereka sering terkendala wadah dan modal,” katanya.
Tujuan dari program ini, kata Hamid, adalah untuk memberdayakan potensi ekonomi yang ada ditingkat RW dan menciptakan kesadaran masyarakat berkoperasi.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Lilis Sa’idah, mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) yang satu ini tidak hanya cantik tapi juga memiliki bakat dalam membuat disain baliho. Terbukti, hasil karyanya menyabet juara satu pada lomba disain baliho yang diselenggarakan Yayasan Pembina UMK baru-baru ini.
“Tahun lalu saya hanya jadi model disain baliho. Alhamdulillah sekarang bisa bikin baliho sendiri,” ujar mahasiswi berjilbab semester empat FKIP-BI itu. UMK create the real human, menjadi ide karyanya yang terinspirasi dari jargon UMK sebagai culture university.
Lilis berpandangan bahwa dalam universitas kebudayaan terdapat perpustakaan yang memadai sehingga mampu menunjang budaya belajar mahasiswa agar ketika lulus kelak menjadi manusia yang sebenarnya. “Prinsipnya, karena adanya semangat membaca maka akan menjadi ada,” katanya dengan mantap.
Awalnya mahasiswi penyiar radio UMK ini, sempat berkeinginan untuk membuat konsep libary of knowladge, namun dalam perjalannya konsep yang ia pakai UMK create the real human yang menjadi tema karya balihonya yang sekarang. Ilustrasi gambar terdapat mahasiswi yang sedang belajar menggunakan meja dan didepannyaa ada tumpukan buku-buku yang masih dibaca.