iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Sebanyak 31 buah sepeda gunung akan dibagikan pada hari jadi Universitas Muria Kudus (UMK) ke-31 tahun yang jatuh pada Minggu (12 Juni) mendatang.
“Jumlah tersebut disesuaikan dengan usia perguruan tinggi. Karena 31 tahun, ya doorprize sepeda gunungnya 31 buah,” kata Ketua Panitia Dies Natalis UMK ke-31, Drs. RM. Hendy Hendro HS, MSi. menjelaskan alasan jumlah doorprize tersebut.
Sepeda akan dibagikan sebagai doorprize dalam kegiatan jalan sehat pada Minggu (12/6) besok. Selain civitas akademika dan para mitra, acara tersebut terbuka bagi masyarakat.

 


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar beragam acara dalam rangka memeriahkan gebyar ulang tahun UMK ke-31. Rangkaian kegiatan dihelat sejak akhir Mei hingga pertengahan Juli 2011.

Pada Minggu (12 Juni) nanti, perguruan tinggi yang embrionya bernama Sekolah Tinggi Ekonomi (STE) ini, akan menginjak ulang tahun ke-31 sejak berubah menjadi Universitas Muria Kudus. Universitas yang dalam rintisan pendiriaannya dimotori oleh Prof. Soehardjo, SS, SH dan Drs. Wuryanto ini dikukuhkan dengan SK Nomor 029/K/22/Kop/VI/1980 dan disempurnakan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 125/01982.

Sebagai wujud rasa syukur, pada hari jadi (Minggu) akan digelar tasyakuran di Aula Masjid Darul ‘Ilmi UMK. “Sebelumnya, jalan sehat bersama mitra dan masyarakat juga akan digelar. Panitia menyediakan banyak doorprize sepedea gunung sebanyak 31 buah, sesuai usia UMK,” kata Drs. RM. Hendy Hendro HS, MSi, selaku ketua panitia.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-  Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar berdirinya Negara Indonesia, dinilai mengkristal hingga tidak lagi dianggap sakti. Pasalnya, perilaku amoral para pemimpin dan ancaman disintegrasi bangsa semakin menjadi.
Hal itu mengemuka dalam seminar “Revitalisasi Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Melindungi generasi Bangsa” di Universitas Muria Kudus (UMK) pada Rabu (1/6). Seminar menghadirkan Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Edward Aritonang), Dosen IAIN Walisongo Semarang, Drs. Tafsir, MAg, Dosen Undip Semarang, Mochamad Yulianto, MSi,  serta Ketua Korda FKA-ESQ Kudus, Iskandar Wibawa, SH, MH. Rektor UMK, Prof. Dr. dr. Sarjadi, SP. PA. betindak sebagai keynote speaker seminar.
“Bukannya  Pancasila yang tidak sakti lagi, akan tetapi kita yang tidak mau merenungi dan menjadikannya sebagai landasar dan dasar dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kapolda Jateng, Edward Aritonang.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Karakter bangsa menjadi kebutuhan mendesak untuk ditanamkan pada generasi muda. Pasalnya, krisis keteladanan elit akan berdampak pada kebingungan generasi muda, termasuk mahasiswa.
“Mahasiswa sekarang ideologinya pragmatis dan hedonis karena semua fasilitas ada,” ujar Mochamad Yulianto, Msi dalam seminar bertema “Revitalisasi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Melindungi Generasi Bangsa” di Universitas Muria Kudus (UMK) pada Rabu (1/6) kemarin.
Ideologi tersebut, lanjut dosen di Universitas Diponegoro tersebut, merupakan dampak dari globalisasi berikut bermacam rayuan gaya hidup baru yang diusung. Kemudahan dalam mengakses teknologi informasi disebut-sebut sebagai salah satu faktor penyebab utama. “Berbeda dengan zaman dahulu yang serba terbatas. Mahasiswanya pun kritis,” tuturnya.