iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Dr. Suparnyo menegaskan ingin terus membumikan sholawat di UMK. Kegiatan UMK Bersholawatpun sudah digelar setiap tahun, seperti yang dilaksanakan dengan mengundang kemarin (3/01/2020).

UMK Bersholawat yang dilaksanakan kemarin diguyur hujan cukup lebat, namun jamaah yang terdiri dari mayoritas kaum millenial tak beranjak walaupun di guyur hujan. Mereka terlihat khusyuk melantunkan sholawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama grup rebana Az-Zahir.


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Sebanyak 40 aplikasi berbasis android siap diciptakan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) tahun ini. Saat ini masih berupa konsep, mereka yang membuat adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah ‘Technopreneurship’ semester 3.

Dosen Prodi Sistem Informasi Syafiul Muzid, M.Pd mengatakan, untuk saat ini memang berupa konsep, nantinya akan dilanjutkan semester depan untuk pembuatannya. ”Kita lakukan bertahap, yang penting konsep muncul, lalu pembuatannya dilakukan semester depan,” katanya saat pameran poster 40 desain aplikasi digital kreatif beberapa waktu lalu.

Pameran dilakukan di Gedung J UMK, tujuannya untuk membangkitkan mahasiswa agar terus tertantang untuk menciptakan aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga bisa merangsang mahasiswa lain untuk berinovasi.

Beberapa aplikasi yang ada antara lain, ‘Kemudi’, aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan orang atau pengusaha yang membutuhkan sopir. Karena terkadang memiliki mobil namun tidak ada sopir, sehingga aplikasi ini akan memudahkan mencari sopir saat kondisi mendesak.

Selain itu ada aplikasi ‘coinless’, aplikasi ini bermanfaat untuk memaksimalkan uang receh yang kadang tidak diperhatikan. Dengan aplikasi tersebut mahasiswa bisa menggunakannya untuk menyimpan uang receh atau koin, setelah terkumpul bisa digunakan untuk membayar kuliah.

Wakil Rektor UMK Rohmad Winarso, MT mengatakan, banyak yang tidak kuliah namun memiliki kreatifitas, hasilnya cukup bagus. Sehingga mahasiswa harus mampu lebih kreatif dalam mengembangkan diri. ”Salah satunya dengan membuat aplikasi yang bermanfaat,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar mahasiswa membuat inovasi-inovasi yang bisa bermanfaat, baik berupa apliaksi atau lainnya. Karena mahasiswa adalah agen perubahan, sehingga saat kuliah harus mengasah kreatifitasnya.

Kedepan, pihaknya berharap 40 aplikasi yang dipamerkan bisa dibuat dengan maksimal. Sehingga tidak hanya sekedar tuags kuliah, namun juga bisa dijalankan dengan baik di masyarakat, tentunya harus ada evaluasi agar aplikasi berkembang maksimal.(LInfokom-Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan salat gerhana matahari. Hari ini atau 26 desember 2019 terjadi gerhana matahari cincin (GMC). Gerhana sendiri bisa dijadikan untuk mempertebal iman, karena itu terjadi karena kekuasaan Allah SWT.

Dalam khutbahnya, Kiai Bahruddin, S.Pd, M.Pd mengatakan, setiap terjadi gerhana, termasuk egrhana matahari ada beberapa hal yang bisa dijalankan, seperti berzikir dan salat. ”Selain itu juga diperintah untuk bersedekah dan bertaubat,” katanya saat khutbah di Masjid Darul Ilmu UMK Kamis (26/12/2019).

Selain itu, ada hikmah yang didapat dengan adanya gerhana matahari, ssalah satunya menunjukkan kekuasaan Allah SWT. Karena atas kuasaNYA, matahari bisa diterangkan dan diredupkan. Hal tersebut menunjukkan matahari adalah mahluk Allah SWT.

Untuk salat gerhana matahari ada tig acara yang bisa dilakukan, pertama dengan salat sunnah seperti salat sunnah lainnya. Kedua salat seperti biasa, namun rukuk dilakukan dua kali dengan membaca surat Al-Fatihah dan surah lainnya.

Ketiga, adalah cara yang paling baik dengan salat sunnah dengan rukuk dilakukan dua kali seperti cara kedua, namun surah setelah Al-Fatihah dipilih surah yang Panjang, seperti surah Al-Baqoroh. ”Namun tentu melihat kondisi jamaah juga, jika terlalu berat, cara kedua sudah baik,” terangnya.

Secara umum GMC hanya terjadi sekitar 1-2 tahun sekali. GMC terakhir kali muncul pada 26 Februari 2017. Setelah 26 Desember 2019, diprediksi GMC akan muncul lagi pada 21 Juni 2020, 10 Juni 2021, 14 Oktober 2023, dan 2 Oktober 2024.

Gerhana Matahari umumnya terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Saat gerhana, piringan Matahari di langit akan tertutup oleh piringan Bulan sehingga cahaya Matahari akan terhalang sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi jika Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Itu bisa terjadi karena Bulan berada di jarak terjauh dari Bumi. Sehingga bulan akan tampak lebih kecil dan tidak menutupi Matahari sepenuhnya.

Kerucut umbra tidak sampai ke permukaan Bumi dan akan terbentuk kerucut tambahan yang disebut antumbra. Orang-orang yang berada dalam wilayah antumbra akan melihat Matahari tampak seperti cincin di langit. Inilah yang disebut Gerhana Matahari Cincin.

Ada lima fase Gerhana Matahari Cincin, yaitu saat kontak awal, kontak kedua, puncak gerhana, kontak ketiga, dan kontak akhir gerhana.(Linfokom-Humas).

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Kongres Advokat Indonesia (KAI) bekerjasama dengan Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA). Ada sebanyak 20 peserta yang mengikuti PKPA setelah dinyatakan lulus sebelumnya.
Presien KAI Tjoetjoe Sandjaja Hermanto mengatakan, kegiatan PKPA seperti ini sangat penting diikuti, karena akan mengenalkan seluk beluk tentang dunia advokat. ”Kegiatan ini untuk upgrade pengetahun peserta yang lolos ujian,” katanya saat pembukaan PKPA di Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK) kemarin.
Dengan kegiatan PKPA ini, banyak materi yang akan diberikan, antara lain perang dan fungsi advokat, kode etik, hukum acara perdata dan pidana, hukum agraria, hukumacara abritase hingga hukum acara pradilan tipikor.
Banyaknya materi tersebut, kegiatan PKPA tidak bisa selesai dalamsehari, namun akan dilaksanakan dalam empat pertemuan. Minggu ini dan minggu depan PKPA akan dilaksanakan. Untuk narasumber dari KAI dan juga daro Dosen Fakultas Hukum UMK.
Setelah ujian dan PKPA, masih ada dua tahap yang harus diikuti, pengangkatan advokat dan penyumpahan. Sehingga untuk menjadi anggota KAI, semua tahapan tersebut harus dilalui dengan baik.
Dia menambahkan, peserta PKPA sejumlah 20 orang terbilang banyak, dirinya pernah memberikan kegiatan PKPA hanya tiga orang saja di Kendari. Namun hal tersebut tidak menjadi soal, karena baginya yang penting semuanya harus dimulai.
Buktinya, kini anggota KAI di Kendari sudah mencapai 200 orang dan tiap kegiatan PKPA dilaksanakan jumlah pesertanya selalu naik. ”Ada dua kegiatan PKPA bersamaan, di Kudus dan Surakarta, semoga berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMK Sukresno menambahkan, untuk menjadi advokat yang baik, butuh jam terbang yang banyak. Sehingga harus terus belajar dari pengalaman. ”Tidak bisa langsung jadi advokat handal, jam terbang harus tinggi,” imbuhnya.
Selain itu, dirinya juga berpesan agar dalam menjalankan profesi advokat paling penting adalah jujur, karena merupakan modal penting. Untuk itu, advokat harus menata niat dengan baik.
Dia menambahkan, advokat harus profesional dan memiliki performance yang menarik. Jangan sampai advokat saat berpakaian tidak menarik, asal pakai, namun harus berpakain yang rapi. ”Dari sisi pakaian harus diperhatikan, karena performa seseorang itu penting,” jelasnya.(Linfokom-Humas)

Page 4 of 372