iden

Membedah Buku “24 Cara Mendongkrak IPK”

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Perpustakaan bekerjasama dengan Humas Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar bedah buku berjudul “24 Cara Mendongkrak IPK”.
Acara ini berlangsung pada Kamis (23/06) ini,menghadirkan penulis buku tersebut, Agus M Irkham. Selain penulis, panitia mendatangkan Zamhuri (Praktisi media) dan Rismiyanto (Pembantu Dekan I FKIP UMK) sebagai pembanding.
Bedah buku rencanya dimulai pukul 08.30 WIB di Ruang A lantai 2 Gedung Pascasarjana UMK. Acara bedahbuku ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan ulang tahun UMK yang ke 31 tahun. Bedah buku ini gratis dan sangat penting untuk diikuti oleh mahasiswa
Sudah jamak diketahui bahwa mahasiswa harus mempersiapkan hard skill maupun soft skill agar bisa bertahan hidup dan meraih sukses di tengah masyarakat. Hard skill merujuk pada prestasi akademik, memerlukan kepemilikan kecerdasan intelektual. Parameter keberhasilan dalam menguasai hard skill ditunjukkan melalui tingginya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa.

Tak kalah penting, soft skill juga harus dikuasai. Ketrampilan ini berkaitan erat dengan kecerdasan emosional dan sosial mahasiswa. Buku ini mengungkapkan bahwa berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa soft skill yang terasah mempengaruhi kesuksesan seseorang. Cerminan dari ketrampilan ini disebutnya Indeks Peradaban Kumulatif (IPK).
Pada buku ini, Agus Irkham sang penulis memetakan empat kuadran IPK. Pada kuadran pertama, mahasiswa memiliki ipk tinggi dan IPK tinggi. Kuadran kedua, ipk rendah IPK tinggi. Ketiga, baik ipk maupun IPK rendah. Terakhir, ipk tinggi namun IPK rendah. Bagaimana tipikal dan perolehan tiap kuadran dibahas dalam buku ini.
Pembahasan buku 24 Cara Mendongkrak IPK Mahasiswa akan membantu mahasiswa memahami  substansi kegiatan perkuliahan yang mereka jalani. Selanjutnya, tidak hanya sekedar menghadiri KBM kuliah, mereka akan memiliki tujuan dan target yang lebih jelas. Dengan demikian, mahasiswa juga akan termotivasi untuk menjadi mahasiswa kuadran pertama yang siap menantang kerasnya dunia.(Farih/Hoery-Portal)