iden

Joko Utomo, Doktor Manajemen Puskesmas dari UMK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menambah staf pengajar dengan gelar doktor.  Dosen Fakultas Ekonomi, Joko Utomo telah berhasil meraih gelar doktor dari Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Joko dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IP 3,61, setelah menjalani ujian doktoralnya pada Selasa (14/6). Joko berhasil mempertahanan disertasi di depan dewan penguji Prof Sudharto P Hadi, MES, Ph D (Ketua), Prof. Dr. Ir. Sunarso, MS (Sekretaris), Anggota antara lain Prof. Drs. Budiman Cristiananta, MA, Ph. D (penguji eksternal), Prof. Dr. dr. Anies, M.Kes, PKK, Dr. H.M. Chabachib, M.Si, Akt., Dr. Indi Jastuti, MS, Dr. Ibnu Widiyanto, MA, Prof. Dr. Suyudi Mangunwoharjo, (promotor), Prof. Dr. H Sugeng Wahyudi, MM (Ko Promotor) dan Prof. Dr. Augusty Tae Ferdinand, MBA (Ko Promotor).
Disertasi dengan judul “Antecedent Role Stressor dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pemimp in” telah membawa Joko menyandang gelar Doktor Manajemen SDM Puskesmas. Disertasinya mengambil fokus kajian pada manajemen puskesmas di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

 

Pada disertasi yang melibatkan 176 Kepala Puskesmas di Provinsi Jateng sebagai responden ini, Joko mengembangkan model teori dasar dan  empirik untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan dan role stressor (role ambiguity dan role conflict) terhadap kepuasan kerja. Implikasinya terhadap kinerja pemimpin pun dibahas.
Menurut Joko, role stressor berperan penting dalam kinerja seorang pemimpin. Selain dipengaruhi oleh faktor luar organisasi, faktor internal organisasi dan individu juga punya pengaruh besar terhadap role stressor.
Berangkat dari latarbelakang di atas, Joko mengangkat disertasinya. Menurut Joko, terdapat kontroversi (research gap) mengenai pengaruh antara norma terhadap role stressor dan pengaruh role stressor terhadap kepuasan kerja. Di mana O’Relilly, Sigauw dan Mengu’c (1990-an) menyatakan bahwa norma memiliki pengaruh negatif terhadap role stressor. Sementara, Farrel (2005) menyatakan tidak ada pengaruh antara keduanya.
Akan tetapi, temuan penelitian disertasi Joko menunjukkan bahwa lingkungan heterogen dan kesesuaian organisasi berpengaruh signifikan terhadap role ambiguity. Sementara role conflict dipengaruhi oleh norma sosial, egoisme etika kerja dan kepanikan kerja.
Kedua role stressor tersebut, menurut disertai Joko, memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Sebaliknya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemimpin. Akan tetapi, kinerja pemimpin tidak dipengaruhi oleh kedua role tersebut.
Melalui disertasinya, Joko berharap temuan yang diperolehnya akan bermanfaat bagi peningkatan kinerja kepala puskesmas di Provinsi Jateng. Hal itu dapat diperoleh melalui adanya kepuasan yang tinggi dan role ambiguity dan role conflict yang rendah pada seorang kepala. Cara yang dapat ditempuh adalah dengan pengendalian dan penguasaan lingkungan heterogen, penurunan egoisme etika kerja dan kesesuaian organisasi yang baik dan jelas.
Dr. Joko Utomo, MM., begitu namanya ditulis secara akademik, merupakan doktor  keluaran Undip ke 275 atau  ke 60 pada Fakultas Ekonomi dan ke 20 pada Program Manajemen. (Farih/Hoery-Portal)