iden

Bangkitkan Kesegaran Jiwa dengan Berwisata

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Suara gemercik air di bebatuan sungai seolah membentuk nada ritmis. Telinga seperti sedang mendengar alunan sebuah instrumen musik klasik. Begitu pula, mata menggambar rindangnya alam oleh beragam macam perpohonan. Inilah suasana yang langka hadir dalam kehidupan keseharian. Keseharian penuh kesibukan dengan iringan suara bising dan gambaran lalu lalang kendaraan. Di zaman krisis lingkungan seperti kini, suasana alam makin dirindukan.
Pantas saja, begitu sampai di Wisata Alam Baturaden, ratusan wajah yang jemu dan kelu oleh perjalanan selama hampir setengah hari menghilang. Gaduh suara laju kendaraan sekejap terlupakan oleh suasana alam yang masih “perawan” di Wisata Baturaden. Hanya keceriaan yang tampak dari ratusan perserta wisata Keluarga Besar Universitas Muria Kudus (UMK).
Selama 2 hari, Minggu-Senin (15/5-16/5) kemarin, keluarga besar UMK berwisata di Baturaden (Banyumas), Museum Reptil dan Serangga (Purbalingga), dan Owabong (Purwakarta). Wisata diselenggarakan bagi karyawan dan dosen berikut keluarganya. Tercatat, sebanyak 600 orang menjadi peserta wisata.

 

Baturaden, sebagai tujuan awal, menyajikan banyak keindahan alam. Beragam lokasi wisata yang tersedia di antaranya adalah Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Bumi Perkemahan, Kaloka Widya Mandala, Pemandian Air Panas, Curug Ceheng, Wahana Wisata Lemah Combong, Combong Valley Paint And War Games, Telaga Sunyi, dan Baturaden Adventure Forest.
“Yang menjadi andalan di tempat wisata ini adalah alam,” tutur seorang Satpam Wisata Baturaden. Baturaden yang terletak di sebelah utara Kota Purwokerto, atau tepatnya bagian selatan dari lereng Gunung Slamet memberikan suasana tenang dan sejuk.
Selain pemandangan alam, wisawatan dapat mandi air panas yang mengandung belerang di Pancuran Pitu dan Pancuran Telu. Beraneka jenis binatang dan permainan juga dapat ditemukan.
Selain di Baturaden, peserta juga mengunjungi Owabong, Purbalingga. Ribuan pengunjung memadati berbagai jenis permainan air yang disediakan oleh pihak pengelola. Bukan hanya bermain di air, sebagian wisatawan juga memanfaatkan layanan terapi ikan.
Wisata Edukatif
Rombongan juga mengunjungi wisata edukatif. Di Museum Reptil dan Serangga, Purbalingga, peserta wisata dapat menambah pengetahuan mengenai satwa langka dalam bentuk awetan dan replika hidup. Berbagai jenis ular dan macam serangga dipajang.
Di kompleks musem juga terdapat Musem Wayang dan Museum Uang. Museum dilengkapi keterangan penjelasan sehingga wisatawan pun dapat menambah pengetahuan. Di Museum Uang misalnya, pengunjung dapat menjumpai lembaran uang kertas dengan nominal terbesar di dunia. Di mana pada 1993-1994, akibat masalah ekonomi, Yugoslavia mencetak lembaran uang dengan nominal 50 miliar Dinar. Anehnya, uang tersebut hanya seharga dua buah roti.
Dengan wisata rasa penat dari rutinitas kerja sejenak dilupakan. Selain itu, beragam pengetahuan juga diperoleh oleh peserta wisata. (Farih-Hoery-Portal)