iden

Karya Jurnalistik Bisa Menggoyang Dunia

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Universitas Muria Kudus (UMK) lahir dan tumbuh dari masyarakat. Untuk itu, sinergi hubungan baik dengan masyarakat perlu terus dikembangkan. Salah satu cara untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, Humas UMK menjalin kerjasama  dengan insan jurnalis.  Kerjasama tersebut dikemas dalam kegiatan lomba mading, puisi dan karikatur di Auditorium UMK pada Sabtu dan Minggu (5-6/3). “Kami mengadakan kerjasama dengan Harian Radar Kudus Jawa Pos dengan mengadakan lomba mading, puisi dan karikatur tingkat pelajar se-eks Karesidenan Pati untuk memberikan ruang kreatifitas bagi pelajar,” ujar Zamhuri, Humas UMK.
Sementara itu, Pembantu Rektor III UMK, Drs. Hendy Hendro HS, M.SI dalam sambutannya  ketika membuka acara berharap para peserta dapat memanfaatkan semaksimal mungkin kegiatan lomba.  Menurut Hendy, karya jurnalistik bisa “menggoyang” dunia. “Hal ini bisa dilihat dari contoh persitiwa tergulingnya Presiden Mesir Husni Mubarok dari tampuk kekuasaannya karena dorongan pemberitaan dari media massa,” tegas Hendy.
Lomba mading sendiri diikuti oleh 30 sekolah dari MA/SMA dan SMK se Karesidenan Pati. Mereka berlomba untuk merebutkan tropy dan hadiah dari Harian Radar Kudus Jawa Pos. “ Kegiatan ini diadakan dalam rangka ulang tahun (ultah) yang pertama Rubrik Koper (Koran Pelajar) pada Radar Kudus  Jawa Pos,” jelas Siti Merie, Ketua Pelaksana lomba.

 

Tema lomba mading adalah “Good To be With You”.  Tema ini merupakan tema Rubrik Koper yang diterbitkan di Harian Radar Kudus. Menurut Rustamaji, Pemimpin Redaksi Harian Radar Kudus, dengan lomba mading para pelajar bisa meneruskan kegemarannya dan berlomba ketrampilan di bidang jusnalistik. 
Penegasan Hendy bahwa karya juanalistik bisa mempengaruhi dunia bisa dibuktikan pada even lomba mading yang merupakan kerja barang antara Humas UMK, Radar Kudus, dan pihak sponshor Im3 Indosat. Hal ini terbukti dengan antusiasme para peserta dalam mengikuti lomba. Banyak karya-karya mading dan karikatur dari  peserta yang menggambarkan situasi dan kondisi kekinian yang menjadi sorotan masyarakat melalui media massa.
Menurut Noviani, pelajar MA Hasyim Asya’ari 2 Kudus, kegiatan seperti ini akan menggugah kemampuan belajar jurnalistik para pelajar. Hal Senada juga dikatakan M. Yusuf, siswa dari MA NU TBS Kudus, yang merasa sangat tertantang dengan lomba ini. (Harun/Portal)