iden

Mikrotik Ciptakan Layanan Internet Sehat

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Keberadaan situs pornografi yang masih merajarela di Internet Indonesia masih menjadi maslah bagi kebanyakan orang tua. Untuk itu, Program Jurusan Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (Progdi SI FT UMK) mengadakan pelatihan mikrotik guna menjadikan internet sehat di Indonesia pada Selasa (19/01/11) di laboraturium SI FT UMK. “Tujuan diselenggarakan workshop kali ini adalah untuk menjadikan internet sehat di Kudus,” kata Yusrul Hana, ketua panitia.
Peserta dalam workshop yang bekerjasama perusahaan internet pemerintah ini terdiri dari mahasiswa UMK dan masyarakat. Terlihat 40 peserta serius mengikuti workshop ini. “Kami terpaksa menolak mahasiswa yang masih ingin mendaftar karena keterbatasan komputer yang ada di laboraturium yang hanya memuat 40 orang,”terang Yusrul.
Peserta diajari teori mikrotik dan praktik menggunakannya. Yusuf Satyanegara menjadi satu-satunya pemateri dalam workshop ini mengatakan bahwa situs porno masih mudah untuk diakses di Indonesia meski pemerintah sudah memblokir. “Bahkan dengan kecanggihan jaringan internet, situs porno sudah menjalar ke facebook. Sehingga jika tidak diantisipasi sejak dini dikhawatirkan akan mengancam moral gererasi bangsa selanjutnya,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, hingga saat ini akses situs porno masih mudah. Setiap rumah atau orang yang memiliki jaringan internet bisa mengaksesnya. Seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi memblokade laman yang bernuansa pronografi, karena sebenarnya upaya  ini sangat murah dan mudah dijalankan oleh siapapun, dengan perangkat lunak melalui Mikrotik.

 

”Kami harapkan yang diblokade tidak nama situsnya. Karena jika seribu nama situs diblokade, maka akan muncul lima ribu situs lainnya. Namun dengan memblokde sitem jaringan, dan mengkontrol jaringan situs porno pasti bisa diblokir,” tambah yusuf.
Untuk itu, dosen UMK dan pemilik warnet menggagas Paguyuban Pengusaha Warnet dan Teknik Informasi (PPWTI) bertekad mensosialisasikan layanan internet sehat. “Kami mengawali untuk para pemilik warnet untuk ikut membangun generasi muda kedepan dengan ikut di PPWTI agar dapat menciptakan internet sehat terutama di Kudus,” tegas Yusuf, yang alumni di salah satu Universitas di Negeri Kanguru, Australia. (Harun/Portal)