iden

Pupuk Organik Jadikan Tanah Gembur

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Tanah sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi dengan diterapkan pupuk organik secara berturut-turut akan menjadikan tanah gembur atau sangat melumpur. Sehingga unsur hara yang terkandung di dalam tanah lebih banyak dan membuat pertumbuhan padi lebih baik.
Hal tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus dalam jangka  setahun terakhir ini di Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo. Dosen Fakultas Pertanian Ir Supari MP mengatakan bahwa penggunaan pupuk organik haruslah konsisten.
Dia mencontohkan lahan penelitian 1Ha menjadi begitu gembur atau melumpur dengan konsisten memberikan pupuk organik secara berturut-turut pada musim tanam (MT) I, II, III pada tahun 2009 sampai 2010. Tanah melumpur menurut dia menandakan unsur hara banyak, sehingga membuat padi dapat tumbuh dengan baik. "Setiap satu hektar sawah butuh 3 ton pupuk organik," katanya.
Pada MT II, imbuhnya penggunaan pupuk organik dapat ditekan sampai 50 % dari takaran atau dosis perhektarnya.

 

Cara Sederhana
Untuk memperoleh pupuk organik pihaknya telah menyediakan bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi tidak menutup kemungkinan membuat sendiri. Pasalnya bahan yang dibutuhkan ada di sekitar dan mudah dicari.
Langkah pertama, terangnya, adalah mencari bahan dari dedaunan yang jatuh di sekitar jalan atau sampah organik lainnya, lalu dicacah. Cacahan daun tersebut lalu dicampur dengan pupuk kandang, yakni kotoran hewan ternak, dimasukkan ke dalam bak, lalu difermentasi dengan menggunakan larutan Em4 (Evektif Micro Organisme) dengan takaran 10 cc perliter air.
Campuran bahan yang dimasukkan bak tersebut dibuat berlapis. setiap lapis ketebalannya antara 10-15 cm, kemudian diberikan EM4. Penuhi bak sampai tiga lapis atau sampai ketebalan sekitar 45 cm. "EM4 bisa didapatkan mudah di toko-toko pertanian," ujarnya.
Tahap terakhir timbunan ditutup menggunakan plastik atau karpet. Seminggu sekali kompos organik diaduk agar masak secara merata. "Kompos organik yang sudah masak berwarna hitam kecoklatan, dan siap untuk dikemas dan diterapkan memupuk tanaman," terangnya. (zaka/Portal)