iden

Mokhamad Arwani menambah Jumlah Doktor Baru di Fakultas Ekonomi UMK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Kudus-Setelah Muhammad Edris, yang memperoleh gelar doktor dari Universitas Arilangga, Surabaya pada akhir bulan Oktober 2010, kini giliran Mokhamad Arwani berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen yang ke 262 dari Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus tersebut berhasil mempertahankan desertasinya dengan judul "Peran Karakteristik Individu Sebagai Moderator dan Pemasaran Relasional Sebagai Mediator Pengaruh Kepuasan Terhadap Loyalitas". Arwani dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen.

Mokhamad Arwani mempertahankan disertasinya dalam ujian disertasi pada Rabu, (24/11) bertempat di Ruang Sidang Utama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Ujian yang digelar tertutup tersebut dipromotori oleh Prof. Dr. Djumilah Zain, SE (Promotor), Prof. Dr. Surachman, SE., M. SIE (Ko-Promotor) dan Dr. Djumahir, SE., MM (Ko-Promotor). Dengan tim Dosen Penguji yaitu Prof. Dr. Umar Nimran, MA (Penguji 1), Prof. Sr. Salladien (Penguji 2), Dr. Mintarti Rahayu, SE., MS (Penguji 3), Prof. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D (Penguji 4) dan Prof. Dr. M. Suryanto, MM (Penguji 5).


Fokus utama penelitian Arwani mengungkapkan peran pemasaran relasional sebagai mediator antara kepuasan dan loyalitas, mengungkapkan peran karakteristik individu sebagai moderator pengaruh kepuasan terhadap loyalitas, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan loyalitas konsumen berdasarkan strategi pemasaran relasional

Menurut Arwani, nasabah yang merasa puas akan loyal kepada bank syariah apabila nasabah punya pendidikan dan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai perbankan syariah. Nasabah yang puas akan meningkatkan hubungan jangka panjang dengan bank syariah dalam bentuk saling percaya, komunikasi berjalan dengan baik, bank syariah akan memberi pelayanan yang baik, karena nasabah yang puas akan meningkatkan saling percaya, berkomunikasi yang baik yang akhirnya akan menghasilkan loyalitas

Sementara penentuan sampel dalam penelitian Arwani adalah accidental sampling. Dari 160 kuesioner, yang kembali sebanyak 112. Jumlah sampel ini telah memenuhi persyaratan untuk dapat menggunakan teknik analisis SEM.

Dari hasil penelitian Arwani, diperoleh data bahwa rendahnya pertumbuhan nasabah Bank syariah dikarenakan lemahnya loyalitas nasabah Bank syariah. Salah satu yang menjadi bukti penting dari loyalitas nasabah adalah kepuasan. Ketika nasabah merasa puas, maka nasabah tidak akan segera merekomendasikan untuk mengajak orang lain turut serta menajdi nasabah bank tersebut.

Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan yang dirasakan nasabah bank syariah semakin tinggi dapat menjadikan nasabah loyal melalui pemasaran relasional dan karakteristik individu mampu maningkatkan hubungan antara kepuasan dan loyalitas.(Heory/Portal)