iden

Fokus Pada Muka Akademik

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Etika intelektual harus dimiliki oleh Institusi Pendidikan, tanpa etika, pengelolaan lembaga pendidikan akan kehilangan martabatnya. Etika intelektual merupakan nilai dan sikap budaya yang merupakan cermin dari masyarakat scientist dan pecinta ilmu pengetahuan. Ilmuwan yang berbudaya adalah ilmuwan yang menjunjung tinggi nilai dan etika intelektual. Semakin tinggi tingkat intelektualnya, semakin tinggi pula nilai kebudayaan. Demikian benang merah Diskusi Ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian pada Kamis (5/8/10) bertempat di lantai satu Masjid Darul ilmu Universitas Muria Kudus (UMK). Diskusi ini menghadirkan nara sumber tunggal Prof. Dr. Bambang Hidayat, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menurut Guru besar asli kudus ini, Universitas mempunyai dua muka baru di dunia pendidikan yaitu muka akademik dan muka industrial. Muka akademik fokus pada pengajaran dan penelitian. Pengajaran dalam muka akademik berfungsi sebagai pendorong keingintahuan dan membentuk intelektual. Sedangkan penelitian sebatas memperoleh pengetahuan baru, pemecahan masalah dasar, publikasi dan paten.

Hal ini berbeda dengan muka industrial. Meski mempunyai komponen yang hampir sama yaitu pengajaran/pelatihan dan penelitian, namun fungsi mereka berbeda. Pada pengajaran muka industrial berfungsi sebagai alih ketrampilan dan kewirausahaan. Pada penelitian lebih pada petelitian yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan penelitian komersil.

Menurut Bambang fokus pada muka akademik cocok untuk universitas yang baru berkembang seperti UMK. Hal ini dikarenakan proses pembentukan intelektual harus didahulukan. Ketika proses tersebut sudah bisa dilalui, maka Universitas yang berkembang itu akan menjadi Universits maju. Disini muka industrial boleh digunakan dengan sistem manajemen yang baik.


“Anggaplah murid sebagai teman. Didiklah mereka tidak hanya sekadar mengajarkan ilmu, namun mendidik mereka melalui jiwa” pesan Bambang Hidayat.

Acara Diskusi Ilmiah tersebut dihadiri oleh ratusan peserta terdiri dari unsur Pimpinan Universitas, Yayasan, Fakultas, para dosen, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya. (Harun-Portal)