iden

GIS Membantu Pemetaan Daerah

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Perkembangan teknologi dewasa ini cepat dan nyaris tidak terbendung. Penggunaan Open Source yang bisa diedit dan dikembangkan oleh siapa saja membuat setiap orang dapat mengembangkan teknologi tersebut.

Geografic Information System (GIS) merupakan salah satu sistem yang bisa digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat umum. Sistem ini khusus menggelola data yang memiliki informasi parsial (informasi berefrensi geografis).

Pada abad 17, sistem yang digunakan masih manual, dengan mengambar dan mendata berbagai macam hal menggunakan tangan. Namun memasuki abad ke 20, dimulai dengan berkembangnya litografi foto, dimana peta dipisahkan menjadi perangkat keras komputer dan munculah sistem GIS. Sistem ini merupakan sistem pertama di dunia dan hasil dari perbaikan aplikasi pemetaan yang memiliki kemampuan timpang susun (overlay) penghitungan dan pemindaian.

Perkembangan ini menggugah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Tektik Universitas Muria Kudus (HMJ FT UMK) untuk mengadakan seminar GIS pada Rabu (4/8/2010). Kegiatan ini di adakan di ruang seminar Gedung Rektorat lantai 4 UMK dengan pembicara Solekhan.

 

Ketua HMJ FT UMK yang juga menjadi ketua penyelenggara kegiatan Lutfi Abdul Wahab mengatakan, “Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kami kepada mahasiswa Teknologi Informasi supaya mereka lebih mengerti pengetahuan tentang GIS”.

Solekhan dalam pemaparannya mengatakan bahwa sistem ini sangat berguna bagi berbagai pihak. Dia mencontohkan program yang sudah diselesaikan adalah program GIS untuk PLN Kudus. Lewat sistem ini, masyarakat bisa mengetahui data gardu dan aliran PLN yang ada di Kudus dan sekitarnya.

Selain itu, tambah Solekhan, prospek dari sistem ini masih terbuka lebar. Di Indonesia data yang sudah ada hanya sebatas data kelurahan. Data mengenai Rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) itu belum ada. Selain itu data seperti pipa PDAM, pabrik, pepohonan juga masih menjanjikan untuk di petakan melalui GIS pada tahun-tahun sekarang. (Harun/Portal)