iden

Pendaftaran Mahasiswa Baru UMK Naik 50%

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Sabtu (3 Juli 2010) Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan Kegiatan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) tahun akademik 2010/1011 gelombang pertama (Gel I). Pada tahun ajaran ini UMK membuka formasi mahasiswa baru sebanyak 1880 kursi.

”Pada Gel I ini, jumlah calon mahasiswa (cama) yang telah mendaftarkan pada 16 (enam belas) program studi (progdi) yang ada di UMK sebanyak 2858 orang,” kata Drs. Masluri, MM, Pembantu Rektor I sekaligus penanggung jawab kegiatan Sipenmaru.

Pendaftar yang masuk pada Gel I, sebanyak 371 cama memenuhi persyaratan bebas tes, sedangkan sisanya, 2487 cama akan mengikuti tes yang akan diselenggarakan di UMK mulai jam 08.30 sampai 10.30 WIB. Sementara Pengumuman hasil Sepenmaru akan dilakukan pada Selasa 8 Juli 2010, jam 10.00 di website UMK dengan alamat www//:umk.ac.id atau datang langsung di UMK. ”Kami meliburkan semua kegiatan akademik, yang saat ini sedang melangsungkan Ujian Akhir Semester (UAS), karena semua ruangan di UMK dipakai untuk kegiatan Sipenmaru,” tambah Masluri.

 

Dari 16 progdi yang ada di UMK, progdi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang paling diminati masyarakat. Dari 300 kursi cama yang tersedia, yang mendaftar lebih dari 1400 cama. Kondisi ini tentu membuat persaingan untuk memperebutkan kursi cama PGSD di UMK semakin ketat. ”Untuk progdi PGSD, kami tidak membuka Gelombang Kedua (Gel II),” jelas Masluri.

Selain PGSD, progdi yang paling banyak diminati masyarakat antara lain, Teknik Informatika S1, Sistem Informasi S1, Pendidikan Bahasa Inggris S1, Bimbingan dan Konseling S1, Manajemen S1, dan Akuntansi S1. Selain progdi tersebut progdi yang ada di UMK adalah, Ilmu Hukum S1, Agroteknologi S1, Teknik Elektro S1, Psikologi S1, Akuntansi D3, Teknik Mesin S1, Manajemen S2, dan Ilmu Hukum S2.

Jumlah pendaftar yang masuk pada tahun ajaran 2010/2011 pada Gel I ini terjadi lonjakan kenaikan pendafataran 50% dibanding tahun ajaran lalu. Kenaikan ini menurut Masluri karena UMK semakin meningkat kualitas pelayan akademiknya. Sehingga UMK semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Pernyataan Masluri ini didukung oleh data Badan Penjaminan Mutu (BPM). Menurut Ir. Masruki Kabib, Kepala BPM UMK, mulai tahun 2008 UMK ditetapkan sebagai salah satu perguruan tinggi (PT) yang memiliki Quality Assurance yang diakui di tingkat nasional. Hal ini mengacu pada penilaian tim ”Technical Assistance Quality Assurance dan Evaluasi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)” Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti). UMK masuk peringkat 21 (dua puluh satu) dari 68 PT di Indonesia yang sudah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Dengan semakin meningkat jumlah mahasiswa tiap tahun, tentu tantangan pengeleloaan semakin meningkat pula. ”Tetapi kami yakin dengan kerja semua sivitas akademik terutama dukungan dari Pimpinan Universitas dan Yayasan, kami semua dapat mengemban amanat kepercayaan masyarakat tersebut,” jelas Masluri.(Hoery)