Previous Next

9 Mahasiswa Eropa dan Asia Antusias Jalani Muria Cultural Program

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Muria Cultural Program (MCP) yang dilaksanakan pada, Jum’at hingga Selasa (10-14/05/2024). Total terdapat 9 mahasiswa, dengan rincian dua mahasiswa asal Brunei Darussalam, 1 mahasiswa asal Jerman, 3 mahasiswa asal Belanda, serta 3 mahasiswa asal Prancis  antusias mengikuti program tersebut.

Salah satu dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMK, Dr. Muh Syafei, M.Pd. menyampaikan, terdapat sejumlah tempat untuk dikunjungi oleh mahasiswa asing tersebut. Antara lain, Makam Dua Sunan (Sunan Kudus dan Sunan Muria), Masjid Menara Kudus, Museum Kretek, Museum Gusjigang, Museum Arkeologi Patiayam, OASIS.

“Kita juga mengenalkan sejumlah kebudayaan dan seni dari Kudus, mulai dari bukak luwur, dandangan, bulusan, duta wisata, tari kretek, gamelan, kaligrafi, seni lukis, seni ukir,” tutur Dr. Muh Syafei, M.Pd.

Salah satu mahasiswa asal Belanda, Damian Moorlag, mengaku senang berada di Kudus. Menurutnya Kudus adalah Kota yang indah nan asri.

“Sangat luar biasa, ini (Kudus dan UMK) melebihi ekspektasi saya. Semua terasa nyaman, makanan, bahkan budaya dan kesenian yang ada, semua sangat mengesankan,” ujarnya.  

Menambahkan, mahasiswa asal Prancis, Margot Zores mengaku, ia bahkan langsung jatuh hati pada kesenian yang ada, salah satunya tari. Dimana ia juga sangat menyukai kesenian tari tradisional.

“Saya belajar banyak hal, terutama seni dan udaya di sini, saya sangat suka tari tradisional mereka, lenggak-lenggoknya terasa sangat luwes dan indah dipandang,” jelasnya usai mempraktikkan salah satu tari tradisional Kudus. (Humas-UMK)