iden

Mahasiswa UMK Ciptakan Mobil Gokart

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Gokart karya Putro dan kawan-kawan, mahasiswa Otomotif Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) menarik perhatian. Mobil mungil yang berwarna merah ini merupakan produk Tugas Akhir (TA) bersama teman - temannya.

Masyarakat dan civitas akademika tampak terkesima melihat produk mahasiswa UMK tersebut. Beberapa pengguna jalan menyarankan agar memperbanyak buatan mahasiswa UMK ini. ”lumayan kalau disewakan,” ungkap salah satunya.

Menurut Putro bila ada proyek lanjutan dan ada pihak yang membiayai, dia bersama timnya siap memproduksi lebih banyak. Saat ini Putro baru mencari mitra atau stakeholder yang mau diajak kerjasama.

Saat masih berbentuk rangkaian besi dan rodanya belum terpasang, gokart ini tak menunjukkan pesona, setelah keempat roda bisa berputar porosnya, moda memiliki panjang sekitar dua meter siap dikemudikan.

 

Menurut Putro pengoperasian gokart buatannya cukup mudah, karena masih memakai sistem manual. Hal pertama kali dilakukan perlu menghidupkan kompresor, sampai baling-baling mesin ikut berputar.

Ketika mesin sudah hidup normal, pedal gas sisi kanan pun pelan-pelan diinjak. Moda ini pun dengan sendiri melaju sesuai instruksi sopirnya. Tidak perlu khawatir mengendarai karya mahasiswa UMK ini, karena pedal sisi kiri dilengkapi rem cakram. Fungsi penghentian laju roda tersebut dihubungkan pada ger roda belakang. ”Kalau pakai tromol terkadang masih bisa jalan,” jelas Busro.

Menurut Aris, bagian perancangan, desain gokara ini dicocokan dengan medan datar dan halus seperti gokart pada umumnya. Uniknya, saat belok kanan - kiri tak perlu menguras tenaga, sebab sistem power steering juga diaplikasikan. Penggemudi pun merasa ringan jika berada di tikungan atau memutar roda. Apalagi ukuran roda depan terlihat lebih kecil dari roda belakang, bagi Aris ini bukan penghambat saat dikemudikan. Jarak 12 km yang telah ditempuh itu menghabiskan sekitar 1,5 liter bensin.

Mesin penggerak, kompresor, pun disambungkan dengan karburator sepeda motor. Perpaduan dua jenis moda itu dikombinasi se-apik mungkin sehingga kendaraan bisa zig – zag di jalanan. Putro berharap, produk kreatif ciptaannya dapat diberdayakan ketika pembuat sudah dinyatakan lulus. (Ulin/Portal UMK)