iden

UMK, Wujudkan Komitmen untuk Maju

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Universitas Muria Kudus (UMK) terus menunjukkan komitmennya meraih kemajuan sebagai “center of exellence”. Kampus yang terletak di desa Gondang Manis Bae berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan prasarana. Setelah sukses pendirian Masjid “Darul Ilmi”, UMK masih terus berbenah menambah kebutuhan sarana dan prasaran.

Salah satunya adalah Pembangunan Gedung Laborat Fakultas Teknik Mesin. Rencananya, bangunan ini akan digunakan praktek belajar dan mengajar (KBM) serta aplikasi ilmu di Fakultas Teknik (FT) Mesin. Fahrul Setyo, ST, salah seorang pelaksana pembangunan, mengatakan, gedung ini memiliki dua lantai dengan luas tanah 560 m/persegi.

Laborat Teknik Mesin yang lama (sebelah timur “Gedung Biru”) itu, nantinya akan dibongkar untuk akses jalan ke selatan (lahan baru). Pengembangan kampus UMK ini tak hanya pembangunan gedung bahkan perluasan wilayah. Fahrul menambahkan, area baru ini akan didirikan gedung PGSD FKIP serta pengembangan lainnya. “Sekitar bulan ke enam atau tujuh,” ungkapnya kepada Portal UMK ini (4/3).

Pembangunan lab mesin ini diperkirakan selesai pada Mei mendatang. Butuh waktu sendiri untuk pemindahan alat-alat. Intinya, “semester depan sudah bisa dipakai,” tandas pria berkaca mata.

Sementara itu, Kepala Progrom Stusi (Kaprogdi) FT Mesin, Taufiq Hidayat mengatakan, pembangunan gedung laborat memang sangat dibutuhkan. Sejalan pengajuan program S1 Teknik Mesin ke DIKTI yang kini baru proses revisi.

Banyak mahasiswa yang menanyakan program S1 dari Teknik Mesin. Mereka bermaksud melanjutkan dari program D3 langsung S1. Sehingga pembangunan itu penting sebagai penunjang belajar dan praktek. “Harapannya, semester gasal sudah bisa menerima (mahasiswa baru),” ungkapnya.

Kebutuhan Lab Mesin jumlahnya cukup banyak. Program D3 butuh 22 buah, S1 hanya 18 buah karena lebih pada pengkayaan teori-teori. Kedua jenjang program tersebut akan ditempatkan pada gedung yang sama.

Laborat itu meliputi Lab Konversi Energi, Bahan Bakar, Engine, Pompa Kompresor, Sistem Pendinginan, Pengelasan, dan Pembentukan dan Pelapisan Logam. Sedang lantai II, Pneumetik dan Hidrolik, Metrologi & Fisika, Tenaga Listrik, Termodinamika dan Fluida, Computer Aided Engineering (CAE), Kontrol otomatis dan masih banyak lagi.

Saat Portal UMK berada di lokasi, gedung yang baru dibangun ini tampak dipenuhi genangan air. Menurut salah pekerja bangunan, Jamian, proses perlu menguras air terlebih dulu dilakukan sebelum pasang fondasi. Hemat kakek ini, diperkirakan tempat tersebut dulu berupa sawah. “Jadi banyak sumber air disana,” ujarnya.

Ia juga sering mendapati ikan sejenis kutuk, lele, udang dan sebagainya di tempat ini. Genangan air bersumber dari sawah serta tambahan air hujan itu, terpaksa harus ditimbun tanah. (Ulin/Portal UMK)