iden
Previous Next

Haru, Pelepasan PMM UMK : Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Suasana haru menyelimuti pelepasan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Muria Kudus (UMK) di Gedung J lantai V UMK, Sabtu (21/01/2023). Terlebih, PMM kali ini memiliki moto, yakni Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya.

Person In Charge (PIC) PMM UMK, Dr. Eko Darmantom S.Kom. M.Cs. merincikan, terdapat total 39 mahasiswa yang terdiri dari 18 PTS maupun PTN dari luar pulau Jawa yang berasal dari enam pulau atau kepulauan besar di Indonesia.

Ke-39 mahasiswa tersebut, berasal dari 12 program studi yang berbedsa-beda. Mereka masuk ke dalam 11 program studi yang ada di UMK, menyusul adanya satu program studi yang tidak dimiliki UMK, yaitu Teknik Pertambangan.

“Sudah genap empat bulan kiranya kita berada di Kabupaten Kudus. Selama empat bulan inilah kita bertukar sementara, selama empat bulan ini kalian mendapatkan keluarga baru, dan selama empat bulan ini kalian mendapatkan pengalaman yang saya yakin sangat luar biasa,” urainya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pendidikan (Lemdik) UMK sekaligus dosen PMM, Dr. Gudnanto, SPd., Kons. mewakili pimpinan dan seluruh jajaran yang ada di UMK mengucapkan terimakasih atas kepercayaan rekan-rekan mahasiswa PMM. Tak lupa, Gudnanto juga sekaligus memohon maaf jika ada kekurangan dari sisi pelayanan humanis dan lain sebagainya dari pihak UMK.

“Pesan saya, minta tolong sepulangnya temen-temen dari sini kalau ada hal-hal yang baik ceritakan secara umum UMK ini yang baik-baik kepada khalayak ramai di sana. Sebaliknya, ceritakanlah hal-hal yang kurang baik tentang UMK kepada kami, harapannya agar kami semua bisa berbenah lebih baik lagi kedepannya,” pesannya.

Di lain sisi, salah seorang mahasiswa PMM asal Universitas Musamus Merauke, Mario Henrich Samuel Rengil mewakili mahasiswa inbound mengucapkan terimakasih kepada UMK yang telah menerimanya beserta 39 mahasiswa lain dari berbagai daerah.

Lebih lanjut, ia juga berterimakasih kepada PIC atas perhatiannya selama empat bulan ia dan rekan-rekan PMM berada di UMK. Tak lupa, ia juga mengucapkan terimakasih kepada dosen Modul Nusantara yang selalu memperhatikan mereka semua, dan telah menjadi orang tua rekan-rekan mahasiswa PMM selama di UMK.

“Saya sangat bersyukur bisa mempelajari lebih dalam tentang Gusjigang. Itu merupakan ajaran dari Sunan Kudus yang bisa mejadi pedoman bagi kita kedepan agar menjadi lebih baik. Kita bisa mengatur akhlak kita agar lebih baik (Gus/bagus), kita memperdalam agama kita (ji/ngaji), dan melatih mental wirausaha kita (gang/dagang),” pungkasnya. (Humas/Linfokom)