iden
Previous Next

Magister Manajemen UMK akan Terakreditasi LAMEMBA

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK - Program studi (prodi) Magister Manajemem Universitas Muria Kudus kedatangan asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Berlangsung di gedung Rektorat UMK VIP lt.4, prodi Magister Manajemen UMK mendapatkan jadwal program Asesmen Lapangan oleh Asesor LAMEMBA selama dua hari (22-23/11/2022).

LAMEMBA sendiri merupakan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi yang bertugas untuk melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi di Bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi.

Lembaga akreditasi ini diprakasai oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia  (ISEI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dan Asosiasi Fakultas Ekonomi, dan Bisnis Indonesia (AFEBI).

Asesor yang bertugas , Dr. Drs. Emanuel Kristijadi,MM menyampaikan, penilaian akreditasi LAMEMBA memiliki prosedur yang berbeda dengan BAN-PT. “LAMEMBA prosedurnya agak berbeda dengan BAN-PT, kalau BAN-PT ketika asesmen kecukupan sudah selesai maka feedbacknya akan muncul dari sistem”, terangnya.

Berbeda dengan BAN-PT, akreditasi LAMEMBA akan dinilai dari komite akreditasi yang terdiri dari empat pihak, diantaranya panel asesor, perwakilan dewan eksekutif, majelis akreditasi serta komite akreditasi.

“Setelah mendapatkan asesmen kecukupan, yang dilakukan selanjutnya adalah merangkum insrumen”, jelas Dr. Kristijadi. Instrumen yang telah dirangkum merupakan hasil asesmen lapangan yang telah melalui proses verifikasi langsung.

“Proses verifikasi asesmen lapangan ini harus sesuai dengan yang tertuang dalam instrumen, apakah benar-benar dijalankan atau cuman cerita saja”, ucapnya. Selain itu, tugas dari asesor yang hadir juga berkewajiban untuk menggali kegiatan yang telah dilakukan Universitas Muria Kudus namun belum dimasukkan kedalam instrumen.

“Semua berdasar pada bukti atau eviden, mohon kami dibantu bukti yang cukup untuk proses asesmen lapangan ini”, tutupnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., Rektor Universitas Muria Kudus berharap agar proses asesmen lapangan dan akreditasi Magister Manajemen di beri jalan mudah dan tidak ada halangan.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan apa yang perlu dilakukan, mohon bimbingannya”, ucap Rektor UMK.

Selain itu, proses akreditasi ini sebagai upaya menuju Universitas Muria Kudus yang unggul di kemudian hari. “Proses ini nantinya akan sebagai pelecut kami dimasa depan”, tutupnya. (Humas-Linfokom)