iden
Previous Next

Bupati Kudus Ajak Mahasiswa UMK Sukseskan Pemilu 2024 dan Tolak Politik Uang

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Bupati Kudus Dr. HM. Hartopo, ST., MM., MH., menjadi keynote speaker dalam acara Pendidikan Politik Bagi Mahasiswa dan Masyarakat yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Kudus.

Berlangsung di Gedung R Fakultas Psikologi UMK, Sabtu (19/11/2022), acara ini bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat khususnya mahasiswa untuk turut serta mensukseskan pemilu serentak pada tahun 2024 nanti.

Bupati Kudus, Dr. HM. Hartopo menyampaikan, politik pada dasarnya memiliki maksud dan tujuan yang baik dan elegan. “Politik itu punya tujuan yang elegan, namun masyarakat awam menganggap politik itu kejam, keras dan jahat”, ucapnya.

Maka dari itu, perlu adanya komitmen antara pemerintah dan masyarakat yang harus dijalankan dengan baik. “Komitmen disini bukan untuk kepentingan diri sendiri namun untuk kepentingan masyarakat”, jelasnya. Namun dalam penyelenggaraannya banyak oknum-oknum yang menyelewengkan kepentingan politik demi kepentingan dirinya masing-masing.

Menurutnya, budaya politik yang tumbuh di Kudus sekarang ini harus diubah, khususnya adalah money politik. Sekarang ini dalam jabatan politik apapun mulai dari jajaran pemerintah desa masih banyak melakukan praktik money politik.

Bupati Kudus menjelaskan, ada tahapan yang harus dilalui dalam menghilangkan budaya tersebut yang pertama adalah memilih sosok figur. “Pilihlah sosok figur yang memiliki latar belakang dan track record yang baik, bukan karena mereka yang memiliki uang banyak”, terangnya.

Selanjutnya adalah kedewasaan politik, ketika salah satu calon politik sudah dinyatakan menjadi pemenang, lawan politiknya harus menerima kekalahan. Keduanya harus saling mendukung kemenangan serta saling merangkul demi kemajuan bersama.

Mahasiswa sebagai sosok perubahan dan penggerak dalam masyarakat, harus menjadi contoh dalam melaksanakan praktik politik yang baik di tengah masyarakat. Tak hanya itu, sebagai mahasiswa juga diharapkan mampu memiliki kedewasaan untuk tidak ikut menerima praktik money politik dalam masyarakat. (Humas-Linfokom)