iden
Previous Next

Yayasan Pembina UMK Berbagi Kebahagiaan Bersama Ratusan Anak Yatim Piatu

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Yayasan Pembina Universitas Muria Kudus (YP UMK) memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu dari 15 panti asuhan di Kabupaten Kudus. Santunan tersebut diberikan sembari mengajak anak yatim piatu bersenang-senang di objek wisata Hills Vaganza, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (21/8/2022).

Pengurus selaku bendahara Yayasan Pembina UMK, Anis Aminuddin menyampaikan, santunan dan kegiatan seperti ini dilakukan rutin oleh YP UMK dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Ramadhan dan Muharram. "Yayasan Pembina UMK biasanya menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu dua kali dalam setahun, bulan ramadhan kepada anak yatim piatu dan duafa, bulan Muharram khusus untuk anak Yatim Piatu", ucapnya. Selain itu, pada kesempatan ini tidak hanya menyalurkan santunan namun juga memberikan kebahagiaan kepada anak yatim piatu dengan bermain bersama sekaligus dapat mengakses seluruh wahana yang ada di Hills Vaganza. "Kita misinya adalah berbagi kebahagiaan dan kesenangan bersama-sama, tidak sebatas santunan namun anak-anak nanti bisa mengakses seluruh wahana pada objek wisata yang disediakan", terangnya. Total anak yatim piatu yang diundang acara santunan sekitar 200 anak, yang terdiri dari 15 panti asuhan dan pondok pesantren yang mengirimkan 10-15 anak khusus yatim piatu.

Kegiatan santunan ini juga digunakan sebagai ajang memperkenalkan UMK, "Melalui acara ini kita sekaligus memperkenalkan UMK dan jalur-jalur beasiswa yang disediakan, harapannya bisa mengakomodir temen-temen yang mau mewujudkan cita-cita bersama UMK namun terkendala biaya", ujar Anis. Seperti diketahui, Universitas Muria Kudus memberikan banyak sekali kesempatan beasiswa seperti beasiswa unggulan, beasiswa hafidz, beasiswa KIP, serta beasiswa on going lainnya yang dapat membantu memudahkan para calon mahasiswa yang memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk menimba ilmu di perguruan tinggi.

Sementara itu, KH. Agus Yusrun Nafi’ yang mengisi ceramah dalam acara santunan berpesan agar anak yatim piatu jangan putus semangat dan selalu berusaha dan yakin menghadapi kehidupan yang gemilang kedepan. Sebagai tauladan, sosok baginda Nabi Muhammad SAW merupakan contoh konkrit tentang kehidupan seorang yatim piatu. Sejak kecil baginda nabi hidup tanpa orang tua, kemudian beranjak dewasa dan bekerja sebagai pedagang. "Dibalik ketiadaan kedua orang tua Nabi Muhammad SAW, Allah SWT yang membimbing dan membina langsung kepada beliau", jelasnya. Barangsiapa menjaga anak yatim di antara umat Islam sampai menjaga makannya, dan minumnya, maka Allah pasti bakal memasukan orang itu ke dalam surga. (Humas-Linfokom)

 

 

 

Baca juga :

suaramerdeka.com

isknews.com