iden
Previous Next

Beasiswa KIP-Usulan Masyarakat Memasuki Tahap Wawancara

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah dari usulan masyarakat memasuki tahapan wawancara. Universitas Muria Kudus (UMK) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) penyalur beasiswa KIP Kuliah usulan masyarakat, telah memasuki tahapan wawancara sebagai proses seleksi sebelum pendaftar dinyatakan lolos. Berlangsung Jum'at (29/7/2022) di kantor PMB UMK, sebanyak 53 calon mahasiswa penerima beasiswa KIP-K jalur usulan masyarakat ini wajib mengikuti tahapan seleksi diantaranya adalah wawancara.

Kepala Bagian Promosi dan PMB UMK Aditya Akbar Riadi M.Kommenyampaikan, sebelum lolos tahap wawancara para peserta harus melengkapi berkas administrasi yang nantinya diverifikasi dan diseleksi oleh tim PMB UMK. "PMB Universitas Muria Kudus membuka dua jalur beasiswa KIP-Kuliah, diantaranya ada KIP-K Kemendikbud dan KIP-K dari Usulan Masyarakat, keduanya tentunya harus kami seleksi dan verifikasi datanya", jelasnya.

Syarat berkas dari beasiswa KIP-Kuliah UMK sendiri diantaranya:

  1. Kartu Peserta dan Formulir Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah yang dicetak di laman website KIP Kuliah.
  2. Surat Keterangan Lulus dari Kepala Sekolah dilegalisir.
  3. Surat Keterangan Prestasi/ Peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain yang disahkan oleh Kepala Sekolah.
  4. Fotocopy Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau sejenisnya (jika ada).
  5. Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kepala Desa.
  6. Fotocopy Kartu Keluarga (KK).
  7. Fotocopy rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir.
  8. Fotocopy bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Seluruh berkas tersebut nantinya akan di verifikasi oleh tim terkait sebagai syarat apakah calon penerima beasiswa KIP-K memang layak mendapatkan beasiswa dari usulan masyarakat. Kabag PMB Aditya juga menambahkan, selain mengumpulkan berkas calon penerima beasiswa juga harus dipilih yang berprestasi dan sanggup memberikan prestasi bagi UMK nantinya. "Peserta yang dipilih adalah khusus mereka yang memang membutuhkan, memiliki tekad dan niat untuk melanjutkan kuliah dan tentunya harus prestatif", terangnya.

Bagi penerima beasiswa KIP-Kuliah, mahasiswa tersebut nantinya akan dibiayai biaya pendidikan selama 8 semester penuh, hal tersebut tentunya harus diimbangi dengan menyelesaikan dengan baik, tepat waktu, serta mampu aktif dalam organisasi dan kemasyarakatan. Setelah melalui tahap wawancara, calon penerima beasiswa baik KIP-K Kemendikbud dan KIP-K usulan masyarakat masih harus melewati tahapan survey akhir hingga finalisasi data akhir sebelum dinyatakan di terima dan mendapatkan beasiswa tersebut. (Humas-Linfokom)