iden

90 Mahasiswa Ikuti Workshop Student Exchange And Scholarship Preparation

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

UMK- Sebanyak 90 mahasiswa dari Universitas Muria Kudus (UMK) mengikuti workshop yang diadakan Lembaga Informasi dan Komunikasi (Linfokom) UMK. Kegiatan ini untuk memberikan gambaran dan motivasi kepada mahasiswa dalam memperoleh beasiswa luar negeri.

Wakil Rektor IV UMK Dr. Drs. Achmad Hilal Madjdi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, acara ini untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki impian dan harapan untuk menempuh pendidikan di luar negeri, “Mari kita persiapkan secara matang, ini merupakan milestone atau titik awal kita menuju eksistensi bangsa,” katanya Kamis (13/1/2022).

Acara ini diharapkan dapat memfasilitasi para mahasiswa guna mencari pengalaman belajar di luar negri.  Mahasiswa dapat mempersiapkan diri mereka untuk dapat mencari informasi mengenai pertukaran mahasiswa luar negri (student exchange) dan juga beasiswa yang dapat diambil.

Dalam kegiatan tersebut, ada tiga pemateri yang dihadirkan. Pertama dosen UMK Ratri Rahmawati, S.T. , M. Sc yang pernah mendapatkan beasiswa di Universiti Teknologi Petronas. ”Sebelum kita mendapatkan pengalaman internasional, kita harus menambah skill dan mengembangkan kemampuan diri kita, caranya harus kenali diri, kembangkan potensi dan mencari pengalaman sebanyak mungkin,” terangnya.

Untuk mengembangkan diri, maka jadikan dirimu sebagai tokoh utama dalam hidupmu sendiri. Lalu buatlah strategi, harus konsisten dan ciptakan passion goals dan harus progresif. Sehingga diharapkan mahasiswa UMK dapat mengambil studi dan beasiswa di luar negeri.

Sementara itu, pemateri kedua yakni mahasiswa yang mendapatkan beasiswa di Polandia Dandi Wibowo, S.Kom mengatakan, untuk mendapatkan beasiswa, pertama harus mengenali potensi diri.  ”Kita harus mengenali diri kita dengan analisis SWOT,” jelasnya.

SWOT yang dimaksud yakni strenghts atau kekuatan yang ada dalam diri kita, weakness kelemahan yang harus kita perbaiki, opportunities atau kesempatan yang dapat kita ambil dan threats atau ancaman yang akan kita temui.

Dia menambahkan, agar mahasiswa jangan takut mencoba, meskipun harus berkali-kali untuk mendapatkan beasiswa yang diinginkan. ”Saya sudah pernah ditolak lima kali oleh universitas internasional, tapi tetap mecoba lagi dan akhirnya mendapatkan kesempatan beasiswa ke Polandia,” imbuhnya.

Sementara untuk pemateri ketiga yakni dosen UMK yang juga kepala UPT Bahasa UMK Agung Dwi Nurcahyo. S.S. , M. Pd. mengatakan, mereka yang ingin mengenyam Pendidikan di luar negeri harus bisa meningkatkan kemampuan bahasanya.

International English Language Testing (IELTS) merupakan standar tes internasional yang harus di sertakan ketika kita akan belajar di luar negri. ”Kita harus meningkatkan kemampuan speaking, listening, reading dengan cara berlatih terus menerus agar score IELTS kita bisa lolos,” jelasnya.

Dalam workshop yang diselenggarakan kali ini, diikuti sebanyak 90 mahasiswa. Mereka diharapkan bisa berperan aktif dan kedepannya bisa mendapatkan beasiswa dan dapat berkesempatan menimba ilmu di luar negeri dan membanggakan nama UMK.(Humas-Linfokom)