iden

Kudus Rawan Bencana, UMK Bikin Crisis Center Kebencanaan

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK, Kudus – Sejak akhir tahun 2020, Kabupaten Kudus dilanda sejumlah bencana banjir dan tanah longsor. Hal tersebut mendasari terbentuknya Crisis Center Kebencanaan Universitas Muria Kudus (UMK).

Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., Rektor UMK periode 2021-2025 mengungkapkan, pihaknya membawa nama Muria sudah seharusnya ikut berperan aktif dalam pelestarian Gunung Muria. Selain itu, ia juga merasa jika UMK merupakan kawasan risiko bencana.

“Kami peduli dengan hal-hal seperti itu, karena kami memangku nama identitas Gunung Muria. UMK merupakan universitas yang berada di kawasan risiko bencana. Jadi harus berpartisipasi tanggap bencana,” jelasnya saat ditemui di Ruang VIP Gedung Rektorat UMK, Rabu (17/2/2021).

Katanya, Crisis Center Kebencanaan UMK sudah ada sejak Januari 2021. Mereka menampung masyarakat yang peduli bencana dengan menyediakan rekening dan tim relawan.

“Dalam hal ini, kami juga melibatkan para mahasiswa yang aktif di organisasi. Rencana ke depan akan dikembangkan menjadi Tim SAR dan pusat kajian juga,” beber pria kelahiran Purwodadi itu.

Menurutnya, saat ini sudah ada pusat kajian skala kecil di UMK. Crisis Center tersebut akan menjadi rintisan hingga terciptanya pusat kajian dan tim SAR.

“Harapan kami dengan adanya Crisis Center ini juga bisa menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli akan bencana,” tambah Ketua Pengurus Pusat Bidang Pengembangan Organisasi Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) itu. (Reposted: Linfokom)

 

Sumber: BETANEWS.ID - Kudus Rawan Bencana, UMK Bikin Crisis Center Kebencanaan