iden

Ikuti Kompetisi Internasional, Dua Kelompok Mahasiwa Sabet Medali Emas dan Perak

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK - Empat mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) berhasil meraih medali emas dan perak. Medali tersebut diraih dalam ajang World Invention And Exhibition (WICE) 2020. Dua tim yang ikut dalam ajang internasional itu mampu meraih hasil yang cukup memuaskan.
   Tim pertama yang meraih medali emas yakni Fraksaskia Cindy Dewanti, mahasiswa PBSI dan Eko Adi Wicaksono dari PBI. Keduanya membuat Smart Braille, inovasi pembelajaran jarak jauh untuk sis was tuna netra dalam mempelajari alfabet. "Kami tak menyangka bisa meraih emas, karena melihat produk inovasi dari negara lain," Kata Cindy.
   Namun dirinya tetap percaya diri bahwa inovasinya juga mampu bersaing. Hasilnyapun cukup memuaskan, diluar perkiraannya, karena mampu menyabet medali emas. Namun yang paling utama, dirinya berharap inovasi tersebut bisa bermanfaat.
  Sementara itu, tim lain yang mengikuti  ajang yang sama, ternyata mampu meraih hasil cukup bagus, medali perak. Dua mahasiswa yang berhasil meraih medali perak tersebut yakni Khoirin Mida Fitria dari PMAT dan Fatimatul Zahro dari SI.
   Keduanya memperoleh medali tersebut setelah membuat aplikasi 'Ethno-Geometry'. Aplikasi itu merupakan aplikasi pembelajaran mamatematika bangun ruang untuk siswa SMP yang dikaitkan dengan budaya yang ada di Indonesia. "Jadi siswa tak hanya belajar matematika, tapi juga belajar budaya, karena budaya salah satu jati diri bangsa," terang Nida.
   Dia menambahkan, kompetisi internasional yang dilakukan kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Karena pelaksanaan kali ini dilakukan secara virtual, mengingat kondisi pandemi yang terjadi saat proses kompetisi.
  Kompetisi ini dilaksanakan secara virtual pada 12-13 September 2020 yang diselenggarakan oleh IYSA dan SEGi College Subang Jaya Malaysia. Ada 14 negara yang mengikuti kompetisi tersebut.
   Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMK Rohmad Winarso mengapresiasi tim yang meraih juara dalam kompetisi internasional tersebut. Oleh karena itu, mahasiswa lainnya diharapkan dapat menjadi juara diberbagai di kompetisi lainnya.
   Karena banyak ajang yang bisa diikuti, sehingga mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman lebih dibanding lainnya. Apalagi terkait inovasi yang bermanfaat bagi kehidupan, tentu akan sangat penting. (Humas-Linfokom)