iden

Lima Proposal KBMI dari UMK Lolos

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK - Lima porposal kompetisi bisnis manajemen mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020 lolos dan didanai oleh Kemendikbud. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh perguruaan tinggi, maksimal setiap perguruan tinggi mengirimkan sepuluh proposal. Sementara Universitas Muria Kudus (UMK) lolos sebanyak lima proposal.
Ketua Pembina KBMI Muhammad Arifin, M.Kom mengatakan, setiap perguruan tinggi maksimal mengirimkan sepuluh proposal, dari UMK mengirimkan maksimal, sepuluh proposal. Hasilnya cukup bagus, sebanyak lima proposal lolos. "UMK salah satu yang lolos paling banyak, separo proposal lolos," katanya kemarin.
Jumlah tersebut tentunya cukup bagus, menandakan jika ide-ide usaha yang akan dijalankan cukup menjanjikan. Sehingga diharapkan mampu memunculkan wirausaha baru, karena di Indonesia jumlah wirausaha masih sedikit dibanding negara lainnya.
Beberapa proposal KBMI yang lolos mengambil tema atau usaha lokal yang memang memiliki ciri khas. Seperti proposal KBMI 'Troso Woves' dan 'Sofa Batik', selain itu ada juga proposal KBMI 'Jam Tangan Etnik Troso. "Ketiga proposal tersebut memang menjadi salah satu produk unggulan, utamanya Jepara, untuk batik juga memiliki ciri khas, baik Kudus dan Pati dan lainnya memiliki batik dengan karakteristik masing-masing," terangnya.
Lalu ada proposal 'Pemesanan miniatur gitar custom (high and made miniatur guitar custom), terakhir ada visual custom hijab amsker (ViJab). Lima proposal tersebut tentunya akan didanai oleh kementrian, sehingga diharapkan bisa berjalan lancar dan muncul pengusaha baru dari proposal tersebut.
Tujuan utama kompetisi tersebut memang untuk mendorong tumbuhnya calon pengusaha di perguruan tinggi. Sehingga kedepan bisa terus berkembang dan mampu menyerap tenaga kerja, efeknya tentu akan membantu perekonomian.
Program KBMI memang diharapkan memunculkan hasil karya kreatif dan inovatif dalam membuka peluas usaha dari kalangan mahasiswa. Selain itu juga sebagai bentuk implementasi merdeka belajar yang digagas pemerintah. "Wirausaha juga sebagai wadah pembelajaran juga," imbuhnya.(Humas-Linfokom)