iden

Universitas Ngudi Waluyo Studi Banding Wisuda Drive Thru di UMK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK - Perwakilan Universitas Ngudi Waluyo melakukan study banding pelaksanaan wisuda drive thru yang dilakukan Universitas Muria Kudus. Padahal UMK baru kali pertama melakukan wisuda dengan cara drive thru karena pandemi Coron Virus Disease (Covid) 19.
Kepala Biro Admin Akademik dan Kemahasiswaan UNW Semarang Agung Wibowo mengatakan, pihaknya akan melakukan wisuda kepada sekitar 450 mahasiswa. Namun belum memutuskan cara wisudanya seperti apa, walaupun ada beberapa opsi. "Kami lihat UMK sudah melaksanakan drive thru, jadi kami ke sini untuk melihat, belajar," katanya kemarin.
Beberapa opsi wisuda yang ada antara lian, wisuda daring, wisuda offline secara bertahap dan wisuda drive thru. Untuk UMK memilih wisuda drive thru, sehingga pihaknya perlu melihat pelaksanaannya, agar ketika memilih cara drive thru saat wisuda di Universitas Ngudi Waluyo bisa berjalan maksimal.
Dia mengakui jika mahasiswa kurang antusies mengikuti wisuda daring, sehingga memilih wisuda di periode berikutnya. Sementara untuk wisuda offline sepertinya sulit dilakukan, jadi kemungkinan akan melaksanakan wisuda dengan konsep drive thru.
Saat melihat pelaksanaan wisuda di UMK, mulai pintu masuk, cek suhu dan lainnya, dirinya mendapatkan gambaran cukup detail. Protokol kesehatan sudah sesuai dan teknis pelaksanaan tertata rapi ketika melihat konsep yang dijalankan UMK. "Kami akan laporkan hasilnya ke rektor secara detail," imbuhnya.
Wakil Rektor UMK Dr. Murtono mengatakan, konsep wisuda yang dijalankan memang baru kali pertama, namun sudah dibahas kelebihan dan kekurangannya. Sehingga pelaksanaan wisuda tetap sakral walaupun dilakukan dengan konsep drive thru. "Jika masih pandemi, wisuda Oktober kemungkinan pakai konsep drive thru," imbuhnya.
Pihaknya tentu akan terus berinovasi, apalagi kegiatan kali pertama dilakukan, sehingga untuks elanjutnya akan melihat kondisi yang ada. Evaluasi tentu dilakukan, sehingga ketika Oktober masih drive thru, diharapkan akan jauh lebih baik lagi.(Humas-Linfokom)