iden

UMK Sumbangkan Ratusan APD ke DKK Kudus

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Universitas Muria Kudus menyalurkan alat pelindung diri (APD) ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Bantuan yang diberikan berupa baju coverall atau hazmat, face shield dan juga masker kain.

Ketua Kepala UPT Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) UMK, Andy Prasetyo Utomo, S.Kom., M.T. mengatakan, untuk bantuan yang diberikan ke DKK Kudus cukup banyak. ”Karena memang Kudus menjadi salah satu rujukan pasien, sehingga butuh APD cukup banyak,” katanya kemarin.

Untuk APD yang diberikan memang berasal dari UMK dan juga sumbangan karyawan UMK yang dikelola dalam UMK Peduli. Selain itu, pembuatan sebagian AOD, seperti face shield dikerjakan oleh karyawan UMK sendiri, karena memang memiliki kemampuan tersebut.

Pembuatan face shield juga didukung dengan peralatan atau mesin yang ada di laboratorium teknik milik UMK. Sehingga pembuatan relatif lebih terbantu atau lebih mudah.

Untuk jumlah bantuan yang diberikan yakni, face shield sebanyak 400 buah, baju coverall atau hazmat sebanyak 130 buah dan masker kain sebanyak 400 buah. Semua langsung diserahkan ke kantor DKK Kudus.

Harapannya, DKK Kudus nantinya bisa mendistribusikan kepada mereka yang memang membutuhkan, baik rumah sakit hingga relawan penanganan penyebaran covid-19. ”Dengan penyerahan ke DKK, harapannya bisa tepat sasaran,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DKK Kudus Joko Dwi Putranto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan UMK. Karena bantuan yang diebrikan akan sangat membantu.

Apalagi pihaknya juga ada relawan penangan covid-19 yang juga membutuhkan proteksi berupa APD. Bantuan tersebut diharapkan nantinya juga sangat bermanfaat bagi tenaga medis maupun relawan. ”Kami ada relawan cukup banyak, bantuan ini tentu akan sangat membantu,” jelasnya.

Untuk kondisi Kudus, kasus covid-19 memang mengalami kenaikan, namun diharapkan dengan keterlibatan banyak pihak, bisa terus ditekan. Kenaikan kasus tersebut juga banyak dari tenaga medis, namun kondisi tenaga medis yang dinyatakan positif covid19 kondisinya relatif baik.(Humas-Linfokom)