iden

Galang Dana, BEM UMK Beri Bantuan Korban Banjir di Grobogan dan Demak

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) memberikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Demak dan Grobogan. Bantuan yang diberikan berupa uang, makanan pokok, dan pakaian serta kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh korban banjir.
Ketua Bem UMK Khasan Musthofa mengatakan, pihaknya memang melakukan penghalang donasi kepada civitas akademika UMK. Semuanya sudah dilakukan sebelum bantuan disalurkan kemarin (17/1/2020). "Kami galang donasi dari banyak pihak, mulai dari mahasiswa, dosen hingga karyawan UMK, ada juga dari rektorat, organisasi mahasiswa di UMK dan takmir Masjid Darul Ilmi UMK," katanya kemarin.
Bantuan diberikan kepada dua daerah, yakni Kabupaten Demak dan Grobogan karena dirasa bencana banjir di dua kabupaten tersebut relatif lebih parah dibanding lainnya di Pantura. Karena sebelumnya pihaknya telah melakukan pemantauan terkait kejadian bencana, termasuk di dua daerah tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa uang ada sekitar 13 juta. Selanjutnya ada makanan pokok seperti beras, minyak goreng hingga mie instan. "Selain itu kita juga memberikan selimut untuk diberikan kepada korban banjir," terangnya.
Agar bantuan bisa tepat sasaran, pihaknya memberikan bantuan kepada korban kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Demak dan Grobogan. Karena BPBD yang mengetahui peta bencana yang ada di dua lokasi tersebut.
Sehingga bantuan diberikan ke BPBD, karena jika pihaknya langsung memberikan ker korban bencana, dikhawatirkan tidak tepat sasaran. "Kami ingin bantuan bisa tepat sasaran, saat ini BPBD yang memahami peta bencananya, mana yang paling membutuhkan dan mana yang tidak, semua ada di BPBD," jelasnya.
Pihaknya berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban korban bencana walaupun jumlahnya tidak banyak. Namun intinya pihaknya juga merasakan kesedihan adanya bencana tersebut dan berpartisipasi dalam proses rehabilitasi sesuai dengan kemampuan yang ada.
Rektor UMK Dr. Suparnyo mendukung penuh kegiatan tersebut, karena memang korban banjir butuh bantuan semua pihak, termasuk dari civitas akademika UMK. "Kami mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan BEM dan ormawa," jelasnya.
Dengan kegiatan tersebut menunjukkan kepekaan mahasiswa sangat baik. Sehingga langsung melakukan gerakan berupa penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Demak dan Grobogan. Kepedulian sosial harus terus dipupuk, sehingga apa yang dilakukan bisa bermanfaat bagi orang lain. (Linfokom-Humas)