iden

Civitas Akademika UMK Salat Gerhana, Jadikan Sarana Pertebal Iman

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK- Civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan salat gerhana matahari. Hari ini atau 26 desember 2019 terjadi gerhana matahari cincin (GMC). Gerhana sendiri bisa dijadikan untuk mempertebal iman, karena itu terjadi karena kekuasaan Allah SWT.

Dalam khutbahnya, Kiai Bahruddin, S.Pd, M.Pd mengatakan, setiap terjadi gerhana, termasuk egrhana matahari ada beberapa hal yang bisa dijalankan, seperti berzikir dan salat. ”Selain itu juga diperintah untuk bersedekah dan bertaubat,” katanya saat khutbah di Masjid Darul Ilmu UMK Kamis (26/12/2019).

Selain itu, ada hikmah yang didapat dengan adanya gerhana matahari, ssalah satunya menunjukkan kekuasaan Allah SWT. Karena atas kuasaNYA, matahari bisa diterangkan dan diredupkan. Hal tersebut menunjukkan matahari adalah mahluk Allah SWT.

Untuk salat gerhana matahari ada tig acara yang bisa dilakukan, pertama dengan salat sunnah seperti salat sunnah lainnya. Kedua salat seperti biasa, namun rukuk dilakukan dua kali dengan membaca surat Al-Fatihah dan surah lainnya.

Ketiga, adalah cara yang paling baik dengan salat sunnah dengan rukuk dilakukan dua kali seperti cara kedua, namun surah setelah Al-Fatihah dipilih surah yang Panjang, seperti surah Al-Baqoroh. ”Namun tentu melihat kondisi jamaah juga, jika terlalu berat, cara kedua sudah baik,” terangnya.

Secara umum GMC hanya terjadi sekitar 1-2 tahun sekali. GMC terakhir kali muncul pada 26 Februari 2017. Setelah 26 Desember 2019, diprediksi GMC akan muncul lagi pada 21 Juni 2020, 10 Juni 2021, 14 Oktober 2023, dan 2 Oktober 2024.

Gerhana Matahari umumnya terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Saat gerhana, piringan Matahari di langit akan tertutup oleh piringan Bulan sehingga cahaya Matahari akan terhalang sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi jika Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Itu bisa terjadi karena Bulan berada di jarak terjauh dari Bumi. Sehingga bulan akan tampak lebih kecil dan tidak menutupi Matahari sepenuhnya.

Kerucut umbra tidak sampai ke permukaan Bumi dan akan terbentuk kerucut tambahan yang disebut antumbra. Orang-orang yang berada dalam wilayah antumbra akan melihat Matahari tampak seperti cincin di langit. Inilah yang disebut Gerhana Matahari Cincin.

Ada lima fase Gerhana Matahari Cincin, yaitu saat kontak awal, kontak kedua, puncak gerhana, kontak ketiga, dan kontak akhir gerhana.(Linfokom-Humas).