iden

Fakultas Pertanian Kembangkan Padi Organik

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Pertanian : Kegiatan Bertanam di Lapangan menjadi aktifitas rutin di Fakultas Pertanian/Foto Portal UMK

UMK Sebagai negara agraris, bercocok tanam menjadi kehidupan keseharian masyarakat. Sawah terbentang luas sebagai penghasil sumber makanan bagi rakyat. Pada tahun 1980, Indonesia pernah meraih prestasi sebagai negeri swasembada pangan.

Peningkatan kualitas padi sebagai sumber pangan, terus dikembangkan. Hal ini sebagai upaya merespon penggunaan teknologi sekaligus membaiki kualitas produksi. Mulai dari cara bertanam dengan cara sistem legowo, penggunaan pupuk organik dan sebagainya.Alih teknologi ini dapat meningkatkan produksi berkualitas tinggi dan harga jual yang terjangkau, kata Ir. Supari, MSc dosen Fakultas Pertanian,.

Penggunaan sistem bertanam legowo memiliki banyak kelebihan. Sistem ini dapat meningkatkan produksi sekaligus meminimalisir hama dan menghindarkan tanaman dari penyakit. Padi satu lainya berjarak tanah 20 cm dan 30 cm.
Sisi lain, sistem ini mempermudah saat melakukan perawatan tanaman. Sistem legowo sudah cukup dikenal bagi kalangan masyarakat petani. Namun, penerapan legowo baru diujicobakan di area persawahan di desa Hadipolo, kecamatan Jekulo, pada acara penanaman bersama oleh Fakultas Pertanian.

Kegiatan Fakultas Pertanian (FT) Universitas Muria Kudus (UMK) bersama kelompok tani setempat itu sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Rencananya, lawah persawahan yang dijadikan sebagai pesemaian padi dan jagung berkualitas.

Pupuk Buatan Sendiri
Penananam padi berjenis umbuk wangi di desa Hadipolo itu menggunakan pupuk organik buatan FT UMK. Penggunaan pupuk organik ini berasal dari sampah-sampah organik yang ada di area kampus. Dengan campuran pupuk kandang yang diambil dari Desa Dawe, lalu difermentasikan dengan bahan baku EM4 (effective micro organism).

Selain berfungsi menyuburkan tanaman, EM4 diperlakukan dengan frefekuensi 1, 2, 3, 5, 7 dan 9 satu pecan setelah masa tanam. Pupuk organik mempermudah terjadinya dekomposisi. Satu minggu setelah tanam, tanaman padi diperlakukan mol (micro organisme lokal). Hal ini untuk mengurai kandungan pupuk organik dan sekaligus pupuk kandang. (Ulin-Portal)