iden

Masih Manual, UMK Latih Pengusaha Bordir Jualan di Marketplace

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Sejumlah pengusaha bordir di Kabupaten Kudus mendapatkan pelatihan marketing online oleh Universitas Muria Kudus (UMK) bekerjasama dengan PT Tokopedia. Ternyata dalam pelatihan tersebut, mayoritas pengusaha bordir belum pernah berjualan melalui marketplace, seperti Tokopedia.

Pengusaha bordir yang hadir tersebut selama ini masih belum memanfaatkan marketplace untuk memasarkan produknya. Padahal potensinya cukup besar, apalagi bordir memiliki keunikan tersendiri.

   City Partner Performance Fery Lestiawan mengatakan, untuk pelatihan ini memang tahap awal, mulai cara membuat toko di Tokopedia hingga bagaimana proses ketika mendapatkan pesanan. ”Kami mengajari dari awal,” katanya Kamis (24/10/2019).

Dari pertemuan awal, ternyata memang belum pernah membuat took di Tokopedia. Pihaknyapun mendampingi semua yang hadir satu persatu, apalagi sudah menyiapkan tim untuk mendampingi peserta pelatihan.

Untuk tahap awal pelatihan memang baru sebatas membuka, mengupload gambar dan lainnya, karena memang ada langkah lanjutan yang akan dilakukan. Sehingga diharapkan penguasaha bordir nantinya semakin mahir dan mendapat untung lebih banyak lewat Tokopedia.

Nantinya ada proses ‘inkubasi’, akan diberikan pelatihan yang lebih detail atau sifatnya lanjutan. Karena untuk menjual online butuh trik yang harus dikuasai sehingga bisa dikenal.

Mulai dari cara membuat gambar agar lebih menarik hingga cara membuat deskripsi produk yang dijual agar lebih baik. Karena nantinya akan terkait dengan kata kunci, ketika kata kunci tepat maka saat pembeli mencari dengan memasukkan kata, maka bisa langsung terlihat produk yang dijual.

Sementara itu, Dosen UMK Dr. Mamik Indrayani mengatakan, kegiatan ini memang dibutuhkan karena banyak pelaku usaha bordir belum memanfaatkannya. Padahal dunia marketing sudah berjalan demikian pesat, namun peluang tersebut belum diambil.

Sehingga pihaknya perlu melakukan pelatihan agar pengusaha bordir bisa memanfaatkannya. Jangan sampai terlambat memanfaatkan, apalagi pelatihan diberikan langsung oleh tim dari Tokopedia. ”UMK sudah kerjasama dengan Tokopedia, salah satunya dengan pelatihan ini,” imbuhnya.(linfokom-Humas)