iden

Gandeng Perpustakaan Nasional Kembangkan Perpustakaan UMK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk pengembangan perpustakaan UMK. Banyak kerjasama yang akan dijalankan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga pengembangan pangkalan data dan repository digital.

Ketua Perpustakaan UMK Noor Atiyah mengatakan, kerjasama yang dilakukan dengan Perpustakaan Nasional tentunya diharapkan mampu untuk mengembangkan perpustakaan UMK lebih baik kedepannya. ”Ini awal yang baik, nantinya akan ditindaklanjuti bersama,” katanya saat penandatanganan kerjasama di Hoten Novotel Lampung Kamis (3/10/2019).

Kerjasama yang dilakukan selain untuk pengembangan SDM yakni pengembangan dan pemanfaatan aplikasi otomasi perpustakaan inlislite. Lalu ada pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang perpusdokinfo dan perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data dan repository digital, Indonesia OneSearch (IOS), iPusnas, dan publikasi ilmiah.

Selanjutnya ada pengembangan dan pemanfaatan bersama koleksi perpustakaan, ada juga pertemuan ilmiah, peneletian, dan publikasi bersama dalam bidang perpustakaan. Selain itu ada penghimpunan dan pelestarian karya cetak karya rekam (KCKR) dan pelaksanaan promosi perpustakaan dan pengembangan budaya baca.

Semua ruang lingkup kerjasama tersebut nantinya akan digarap bersama, sehingga diharapan pengelolaan dan pengembangan perpustakaan UMK bisa semakin baik. Apalagi perpustakaan fungsinya sangat penting dalam sebuah perguruan tinggi. ”Kami terus berupaya agar bisa lebih baik, termasuk dengan adanya kerjasama dengan Perpustakaan Nasional,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Syarif Bando mengatakan, perguruan tinggi yang ikut dalam ekrjasama akan diprioritaskan mengikuti sosialisasi E-resources pada 2020 mendatang. E-resources terdapat koleksi elektronik dan tersedia online, buku, jurnal, majalah, korabn, ensiklopedia, handout, manual, arsip, naskah kuno bentuk digital dan lainnya.

Dia menambahkan, perguruan tinggi harus menyiapkan lulusan yang kompetitif. Keberhasilan tersebut diawalid engan banyak membaca. Sehingga lulusan perguruan tinggi bisa merubah paradigamnya dari mental penumpang menjadi mental driver.(Linfokom-Humas)