iden

Dua Mahasiswa Philipina Belajar Fashion di Kudus

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) kedatangan dua mahasiswa dari Iloilo Science and technology University (ISATU) Philipina. Kedatangan dua mahasiswa karena ikut dalam program SEA – TVET atau South East Asia – Technical and Vocational Educational Training.

Keduanya mengambil jurusan Fashion Design dan Merchandising, untuk program SEA – TVET memang di luar pendidikan. Sementara untuk program pendidikan sudah ada SEA – Teacher. ”Kita memang tidak memiliki jurusn terkait, namun ada mitra kami yang cocok,” katanya kemarin.

Untuk minggu pertama, kedua mahasiswa tersebut akan melihat proses pembuatan batik Kudus di Muria Batik. Apalagi Owner Muria Batik, Yulis Astuti juga memiliki beberapa pengalaman Fashion Show, terutama saat ikut dalam Jakarta Fashion Week.

Sehingga diharapkan mereka bisa melihat proses pembuatan awal batik dan desain baju untuk bahan batik. Selain itu pihaknya juga ingin mengenalkan budaya Kudus ke mancanegara, sehingga bisa lebih dikenal luas.

Setelah di Muria Batik, rencananya akan membuat program bersama dengan SMK Banat. Karena SMK tersebut sudah memiliki kemmpuan dalam mendesain dan membuat baju kelas internasional. ”Nantinya mereka akan membuat project bersama, kolaborasi,” jelasnya.

Pemilihan SMK Banat karena memang sudah dikenal, baik nasional maupun inetrnasional. Sehingga dirasa sangat cocok ketika kerjasama program SEA – TVET untuk dua mahasiswa tersebut di SMK Banat.

Program tersebut merupakan bagian dari kerjasama yang selama ini dilakukan UMK. Banyak mahasiswa UMK juga mengikuti program tersebut dan mengajar dan membuat project di universitas-universitas di luar negeri.(linfokom-Humas)