iden

Minimalisir Plastik, Gunakan Daun Jati untuk Bungkus Daging Kurban

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kurban sebanyak tiga ekor kerbau dan 12 ekor kambing. Untuk daging kurban yang ada juga didistribusikan ke beberapa panti asuhan yang ada di Kabupaten Kudus.

Sekretaris Panitia Kurban M. Arifin mengatakan, untuk kurban yang dilakukan UMK pada 2019 sebanyak sepuluh ekor, terdiri dari kerbau dan kambing. ”Tahun ini memang tidak ada sapi, hanya kerbau dan kambing,” katanya kemarin.

Untuk distribusinya, selain warga sekitar UMK,juga diberikan kepada pondok pesantren, panti asuhan hingga ikatan tuna netra Indonesia (ITMI) Kudus. Karena memang mereka dianggap yang paling membutuhkan, sehingga bisa merasakan Idul Adha.

Dalam kesempatan kali ini, panitia menyiapkan bungkus daging dari daun jati, tujuannya tak lain untuk mengurangi limbah plastik yang saat ini cukup mengkhawatirkan. ”Kita mulai tahun ini dengan menggunakan daun jati, walaupun belum 100 persen,” terangnya.

Penggunaan daun jati untuk bungkus memang cukup memakan waktu lama, karena harus melipat dan terkadang butuh dua daun jati. Sehingga membutuhkan waktu lama dibandingkan penggunaan plastik yang lebih simpel.

Sehingga untuk Idul Adha kali ini, belum 100 persen bungkus daging menggunakan daun jati atau bahan ramah lingkungan. Namun diharapkan tahun depan, bisa menggunakan 100 persen bungkus daging kurban menggunakan bahan ramah lingkungan.

”Banyaknya daging yang ada dan keterbatasan panitia, akhirnya sebagian memakai daun jati dan sebagian plastik,namun yang paling penting kita tahun ini sudah memulai, tahun depan semoga bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pelaksanaan kurban tahun depan bisa lebih baik lagi, baik dari sisi daging kurbannya maupun dari sisi lingkungannya. ”Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan kepada UMK dalam penyelenggaraan kurban,” imbuhnya.(humas)