iden

Sebanyak 19 PKM Selesai Dilakukan Monev

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

UMK – Monitoring dan evaluasi (Monev) 19 Proposal Pekan Kretivitas Mahasiswa (PKM) sudah dilakukan, kini tinggal menunggu proposal mana saja yang mampu menembus pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Hasik Monev tersebut akan dilakukan kajian untuk menentukan layak tidaknya proposal yang sudah dibiayai Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk maju di Pimnas.

Dalam monev tersebut, semua tim ditanya banyak hal terkait proposal yang sudah dibiayai. Tujuannya tak lain untuk melihat berjalan tidaknya program yang sudah dibiayai, selain itu juga tingkat keberhasilannya.

Ada dua orang yang ditunjuk oleh Kemenristekdikti untuk monev tersebut, monev sendiri dilakukan di Universitas Muria Kudus (UMK). Sehingga dua penilai tersebut yang datang di UMK untuk melihat semua tim.

Semua tim melakukan persentasi terlebih dahulu terkait PKM yang sudah didanai, tentunya presentasi berbeda-beda. Karena tergantung dengan PKM yang sudah diusulkan masing-masing tim.

Dari 19 PKM yang diterima, paling banyak adalah PKM Kewirausahaan yang mencapai 13 PKM dengan berbagai judul. Mulai dari usaha pembuatan sepatu dari kain torso khas Jepara, lampu anyaman bamboo, tas dari limbah sampah, tote bag dari kain perca batik Kudus, pemanfaatan bonggol pisang, hingga jasa layanan belajar untuk anak disleksia.

Sementara untuk PKM Pengabdian Masyarakat ada dua PKM, yakni pelatihan pembuatan limbah plastik menajdi souvenir kepada para difabel. Selain itu juga pelatihan peningkatan skil pijat bagi tuna netra.

Sementara untuk PKM-PE ada dua, yakni Tasmipopanas sebagai media penejrnih minyak jelantah dan Triptowash, formulasi obat kumru dari buah parijotho. Untuk PKM -PSH yakni peran perempuan samin dalam menjaga lingkungan. Sedangkan PKM KC ada satu, yakni T-Smart ++, tempat sampah pintar dilengkapi fitur pendeteksi lokasi berbasis internet of things.(Humas UMK)