iden

Sebanyak 19 PKM Dilakukan Monev Internal

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Sebanyak 19 kelompok mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) yang berhasil lolos dalam program kereatifitas mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia. Penilaian internal sudah dilakukan agar pelaksanaan PKM bisa maksimal.

Wakil Rektor III UMK Rochmad Winarso mengatakan, PKM yang didapatkan oleh UMK bisa dikatakan cukup banyak, karena ada universitas yang lebih besar justru PKM yang diterima dibawah UMK. ”Kami selama ini memang terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti PKM,” katanya kemarin.

Karena PKM bisa merangsang agar mahasiswa mengeluarkan ide-ide kreatifnya yang bisa diaplikasikan di masyarakat. Sehingga bisa memberikan manfaat positif kepada mahasiswa dan tentunya masyarakat.

Ada tujuh jenis PKM yang bisa diikuti mahasiswa, PKM Penelitian, teridir dari Eksakta (PKM-PE) dan Sosial Humaniora (PKM-PSH) PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT), dan PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI).

Monev internal juga dilakukan dengan mengunjungi lokasi kegiatan atau produksi, sehingga bisa memastikan PKM dijalankan dengan baik. Karena nantinya ketika dinilai baik oleh pihak penyelenggara, maka lolos tingkat nasional.

Dari 19 PKM yang diterima, paling banyak adalah PKM Kewirausahaan yang mencapai 13 PKM dengan berbagai judul. Mulai dari usaha pembuatan sepatu dari kain torso khas Jepara, lampu anyaman bamboo, tas dari limbah sampah, tote bag dari kain perca batik Kudus, pemanfaatan bonggol pisang, hingga jasa layanan belajar untuk anak disleksia.

Sementara untuk PKM Pengabdian Masyarakat ada dua PKM, yakni pelatihan pembuatan limbah plastik menajdi souvenir kepada para difabel. Selain itu juga pelatihan peningkatan skil pijat bagi tuna netra.

Sementara untuk PKM-PE ada dua, yakni Tasmipopanas sebagai media penejrnih minyak jelantah dan Triptowash, formulasi obat kumru dari buah parijotho. Untuk PKM -PSH yakni peran perempuan samin dalam menjaga lingkungan. Sedangkan PKM KC ada satu, yakni T-Smart ++, tempat sampah pintar dilengkapi fitur pendeteksi lokasi berbasis internet of things.(Humas UMK)