iden

PKMM UMK, Mahasiswa Tingkatkan Skil Pijat Tuna Netra

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Empat mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan pendampingan kepada tuna netra dalam meningkatkan kemandirian dan keahlian pijat. Selama ini keahlian pijat masih standar dan dari segi promosi juga masih biasa. Kerjasama juga dijalin dengan pihak terkait untuk mengisi posko lebaran mendatang.

Ketua Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM M) Siti Diah Ismiati mengatakan, dalam waktu dekat memang ada rencana untuk memberdayakan tuna netra yang memiliki keahlian memijat ke posko-posko lebaran. ”Koordinasi sudah kami lakukan, semoga bisa,” katanya kemarin.

 Pemebrdayaan di posko lebaran memang menjadi salahs atu promosi yang dilakukan, sehingga bisa mendapatkan penghasilan lebih dengan memanfaatkan momen lebaran tersebut. Selain momen tersebut, pihaknya juga melakukan promosi via media social.

Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan medsos, teramsuk Instagram dengan nama gelora_pertunikudus. Selama ini tuna netra yang memiliki keahlian memijat belum melakukannya, karena memang tidak bisa dilakukan sendiri, harus difasilitasi orang lain. ”Kami ingin jangkauan lebih luas, salah satunya promosi lewat medsos, kami juga membuat brosur yang disebar,” terangnya.

Dalam pengabdian yang dilakukannya, juga dilakukan peningkatan skil memijat. Selama ini tuna netra hanya memiliki keahlian pijat capek. Pihaknya ingin meningkatkan skil pijat agar mampu bersaing dengan yang tidak tuna netra, sehingga bisa menambah kesejahteraan penyandang tuna netra.

Pihaknya mengundang pelatih pijat profesional untuk menambah skil pijat tuna netra, yakni pijat refleksi, pijat sport, dan pijat segmen. ”Kami melatih tuna netra yang tergabung dalam Pertuni Kudus dengan mengundang pemijat profesional,” jelasnya.

Ada dua pelatih yang diundang, keduanya memiliki keahlian khusus pijat refleksi, sport, dan segmen. Pijat refleksi mempelajari ilmu pijat di titik-titik tertentu, pijat sport pijat untuk orang sehat, salah satunya untuk mengendurkan dan meregangkan otot, terutama olehragawan. Selain itu pijat segmen untuk membantu kelainan fisik yang disebabkan oleh penyakit tertentu.

Dengan pelatihan tersebut, semuanya bertujuan untuk meningkatkan skill pijat tuina netra, sehingga diharapkan akan banyak pelanggan. Sehingga mampu meningkatkan taraf hidupnya, bisa semakin mandiri.

Ada empat mahasiswa yang melakukan pengabdian tersebut Bersama Pertnu Kudus. Selain Siti Diah Ismiati juga ada Deny Fery Irawan, Miftahul Jannah dan Arsya Yoga.(humas UMK)