iden

Tingkatkan Potensi Kudus, Gelar Marketing Plan Competition

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Tujuh gagasan digital marketing untuk memasarkan potensi Kabupaten Kudus dilombakan. Gagasan yang dilombakan sangat cocok ketika ingin menjual Kabupaten Kudus dengan berbagai potensinya, baik dari sisi food, fashion, dan vacation.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Himpinan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (UMK). Ada empat universitasyang mengikuti kegiatan lomba Marketing Plan Competition tersebut.

Ketua HMJ Manajemen Bayu Kumara mengatakan, kegiatan ini memang diselenggarakan untuk mengenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Kudus. Sehingga tema yang ditentukan lebih kepada digital marketing dengan sub tema food, fashion, vacation in Kudus. ”Potensi Kudus besar, pemasaran juga harus support, apalagi ditengah era digital seperti saat ini,” katanya saat kegiatan lomba yang diadakan di gedung rektorat lantai IV kemarin (13/4).

Pemilihan food, fashion, dan vacation memang karena Kabupaten Kudus sangat menonjol di tiga bidang tersebut. Kuliner khas Kudus cukup banyak, mulai dari soto, sate kerbau, lentog hingga kopi.

Selain itu untuk fashion, Kudus juga memiliki batik yang sudah mulai dikenal, masih ada bordir dan kini banyak berkembang brand hijab asal Kudus yang juga cukup dikenal di masyarakat. Untuk vacation Kudus sudah dikenal sebagai kota wisata religi dengan keberadaan Sunan Kudus dan Muria, namun juga memiliki destiansi wisata lain, baik wisata alam maupun purbakala.

Dengan kegiatan ini, pihaknya ingin mengenalkan potensi yang dimiliki lebih luas lagi. Terutama melalui digital marketing yang memang membutuhkan kretifitas, sehingga pemerintah, pengusaha, masyarakat bisa terbantu dengan gagasan yang ditungkan peserta lomba ketika memang dirasa cocok.

Ada empat universitas yang mengikuti lomba ini, yakni Universitas Negeri Semarang mengirimkan tiga tim, Universitas Diponegoro mengirimkan satu tim, Universitas Teknologi Yogyakarta mengirimkan satu tim dan UMK mengirimkan dua tim.

Dari Unnes membuat judul ,Kopi Jetak, Mencari Teman Kretek yang Menggugah’, lalu Spesial Triks Millenial Sebagai Strategi Marketing Alammu’ dan For Creative Future (Batik Kudus) With Programatic Digital Marketing’.

Dari Undip membuat judul Aplikasi ‘Dolan Kudus’ Sebagai Sarana Pengenalan Wisatadi Kudus. Dari UTY menyampaikan paparan dengan judul Otomatisasi Notifikasi SistemCerdas dan Augmented Reality’.

Sementara UMK memaparkan lomba dengan judul ‘Startegi Marketing Pada Kopi Muria’ dan Pemanfaatan Kopi Muria Sebagai Coffe Bean Parfume dan Shoescare’. ”Juri yang kita undang ada dari dinas, pengusaha Kudus dan juga dosen,” imbuhnya.

Dengan kegiatan ini, dirinya berharap mampu merangsang generasi muda untuk terus berinovasidalam berbagai bidang. Termasuk dalam hal marketing, karena sebagus apapun produk ketika tidak mengetahui cara memaarkan, tentu sulit terserap pasar.(linfokom)