iden

UMK Bersholawat, Ilmu Yang Didapat Untuk Kebaikan Masyarakat

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Pengajian bertajuk UMK Bersolawat berlangsung sangat meriah, lokasi pengajian terlihat penuh. Semuanya mengikuti alunan solawat yang dibawakan oleh grup hadrah Syubbanul Muslimin dari Probolinggo.

Sejak pukul 07.00, masyarakat terutama anak muda mulai berdatangan di lokasi pengajian, yakni di Depan Masjid Darul Ilmu Universitas Muria Kudus (UMK). Mereka yang hadir dalam pengajian terlihat tidak beranjak dari tempat duduknya hingga selesai.

Kebanyakan yang hadir memang dari anak muda, merekapun datang dari berbagai kota di sekitar Kudus, ada yang dari Pati, Rembang, Jepara hingga Grobogan. Mereka yang datang ada yang pakai kendaraan roda dua, bus hingga truk.

Semuanya dilakukan untuk mengikuti pengajian UMK Bersholawat, apalagi ada grup hadrah Syubbanul Muslimin yang sudah memiliki fans di beberapa kota di tanah air. Sehingga banyak yang datang untuk mengikuti pengajian. Kegiatan yang dilaksanakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Formi UMK ini bersifat umum, tidak hanya bagi mahasiswa UMK saja, melainkan juga masyarakat umum.

Rektor UMK Dr. Suparnyo mengatakan, kegiatan UMK Bersholawat merupakan salah satu agenda besar di UMK. Sehingga kedepan akan diupayakan bisa berlangsung kembali, apalagi berupa pengajian dan sholawat.

Kegiatan ini memang dilaksanakan untuk mendapatkan kebaikan, baik bagiperkembangan mahasiswa, UMK maupun masyarakat secara umum. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Alquran surat Al-Ahzab ayat 56 yang artinya ‘Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya’.

Atas dasar itulah akhirnya kegiatan UMK Bersholawat dilaksanakan. ”Kami ucapkan terimakasih kepada kiai, habib dan hadirin yang datang dalam kegiatan ini,” terangnya.

Sementara itu, Habib Muhammad Bin Husein Al-Habsyi saat berceramah mengatakan, sebagai manusia harus bermanfaat bagi manusia lainnya. Teramsuk bagi mahasiswa UMK yang baru menumph pendidikan. ”Belajarlah dengan serius, manfaatkan ilmumu untuk membantu sesama,” jelasnya.

Misalnya,bagi yang belajar ekonomi, fokuslah dalam belajar, nantinya ilmumu untuk membantu mereka yang kesusahan dalam ekonomi. Bagi yang belajar hukum, pelajari yang mendalam agar ilmumu nanti bisa digunakan untuk membela yang lemah.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Muhammad Bin Husein juga memberikan ijazah berupa amalan solawat.  Setiap salah subuh dan magrib sebelum berbicara membaca solawat seratus kali.

Maka akan dikabulkan hajat atau keinginannya seratus keinginnan, 30 keinginan akan disegerakan dikabulkan didunia. ”Ijazah ini saya dapatkan dari Habib Andullah Bin Attas Al Habsyi saat di Jeddah, sekarang saya ijazahkan ke yang hadir,” imbuhnya.(linfokom)