iden

UMK Tandatangani Kerjasama dengan PT KAI dan PT Angkasa Pura 1

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kerjasama dengan dua badan usaha milik negara (BUMN), PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Angkasa Pura 1. Dengan kerjasama tersebut maka mahasiswa UMK memiliki kesempatan besar untuk magang dan menjadi karwayan di dua perusahaan negara itu.

Kepala Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) UMK Farid Romadhon, M.Pd mengatakan, pada Rabu (13/08/2019) UMK melakukan penandatangan kerjasama dengan dua perusahaan tersebut. ”Kerjasama ini terkait dengan magang mahasiswa di BUMN,” katanya kemarin.

Kerjasama tersebut merupakan tindaklanjut program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB). Dari UMK ada sebelas orang yang lolos untuk magang di enam BUMN, empat diantaranya sudah dilakukan kerjasama dan sudah mulai magang.

Sementara untuk dua BUMN yang baru dilakukan penandatangan ada dua, dilakukan di Bandung dan Jakarta. Untuk penandatangan kerjasama dengan PT KAI dilakukan di Bandung, penandatangan diwakili Direktur SDM PT KAI Ruli Adi dan dari UMK diwakili Wakil Rektor IV, Dr. Subarkah.

Sementara untuk penandatangan kerjasama dari PT Angkasa Pura diwakili Direktur Personalia dan Umum, Adi Nugraha dan dari UMK langsung oleh Rektor UMK, Dr. Suparnyo.

Kerjamasa yang dilakukan kali ini bukan hanya untuk magang enam bulan kedepan saja, melainkan kerjasama seterusnya untuk program magang mahasiswa. Sehingga kerjasama ini tidak hanya berlaku pada proses magang enam bulan yang sudah berjalan saja.

Program magang bersertifikat ini melalui banyak proses. Mulai dari sosialisasi sampai proses seleksi penerimaan mahasiswa magang PMMB. PKPA melakukan kerjasama dan negosiasi dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan Indonesia Career Center Network (ICCN) selaku penanggung jawab program ini dengan BUMN di seluruh Indonesia.

Dari 130 mahasiswa yang mendaftar akhirnya terseleksi melalui psikotes dan wawancara sebanyak 16 mahasiswa. Namun karena kebutuhan di BUMN tidak bisa menyerap semuanya, sehingga yang terserap hanya sebelas orang.

Selain PT KAI dan PT Angkasa Pura 1, empat BUMN lain yang sudah kerjasama yakni PT. Jasa Marga, PT. Hutama Karya, PT. Amartha Karya, dan PT. Jamkrindo. Selama magang enam bulan penuh tersebut, mahaisswa akan mendapat sertifikat magang industri ataupun sertifikat magang kompetensi dari Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP).

 Harapan dari adanya program ini yaitu untuk memberikan pengalaman dunia kerja dan meningkatkan kompetensi calon lulusan Universitas Muria Kudus sesuai kebutuhan dunia kerja atau dunia industry.(linfokom)