iden

Sebelas Mahasiswa UMK Magang di Tujuh BUMN

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Sebelas mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) mengikuti program magang magang mahasiswa bersertifikat (PMMB) di tujuh perusahaan negara. Mereka akan magang selama enam bulan mulai Februari 2019. Selama magang mereka mendapatkan gaji dan memiliki kesempatan menjadi karyawan.

Ketua Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) Farid Romadhon, M.Pd mengatakan, program PMMB menjadi salah satu program PKPA. Pihaknya melakukan kerjasama dan negosiasi melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan Indonesia Career Center Network (ICCN).

ICCN merupakan penanggungjawab program magang tersebut di perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) di seleuruh Indonesia. ”Melalui upaya yang ada, UMK akhirnya bisa masuk,” katanya saat pelepasan mahasiswa magang di ruang VIP Gedung Rektorat UMK kemarin (30/1/2019).

Setelah ada kerjasama tersebut, akhirnya dilakukan seleksi di internal UMK oleh PKPA. Akhirnya ada 130 mahasiswa yang mendaftar untuk seleksi, setelah melalui pskotes dan wawancara, sebanyak 16 mahsisiswa dinyatakan lolos.

Namun selanjutnya hanya sebelas mahasiswa yang bisa mengikuti PMMB di BUMN. ”Sebelas mahasiswa tersebut berasal dari berbeda jurusan,” terangnya.

Nantinya mereka akan magang tujuh BUMN, yakni PT. Jasa Marga, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Angkasa Pura I, PT. Hutama Karya, PT. Amartha Karya, dan PT. Jamkrindo.

Setelah meagang enam bulan, nantinya akan mendapatkan sertifikat magang industri atau magang kompetensi dari Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP). ”Diharapkan mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman baru, menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau industri,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa magang Dwi Astuti mengatakan, kesempatan magang di perusahaan negara menjadi pengalaman baru baginya. Dirinya sangat tertarik karena bisa mendapatkan pengalaman baru, pengalaman kerja.

Dirinya tentu berharap kedepan atau usai lulus mampu bersaingd engan lulusan universitas lain dengan pengalaman magang tersebut. Karena tidak semua memiliki kesempatan magang di perusahaan negara, apalagi enam bulan magang. Karena magangnya benar-benar seperti karyawan resmi.

Sementara itu, Rektor UMK Dr. H. Suparnyo mengatakan, semua mahssiswa magang harus memiliki karakter kuat. Karena mereka juga membawa nama baik UMK dan juga diri mereka sendiri.

Dirinya juga mengingatkan untuk bekerja secara profesional dan memiliki komitmen tinggi. Mereka harus mampu menyesuaiakn diri dengan kultur perusahaan nantinya, karena pasti akan menajdi pengalaman baru bagi mereka.

Dia menambahkan, jika melihat nilai akademik siswa yang magang, sangat baik. Untuk itu, mereka dalam proses magang juga harus memiliki kienrja yang baik, jangan sampai tidak sinkron dengan nilai akademiknya. ”Antara nilai akademik dan kienrja saat di BUMN haraus seimbang,” jelasnya.

Usai pelepasan tersebut, sebelas mahasiswa diberikan pembekalan oleh Wakil Rektor III UMK Rohmad Winarso, MT. Selain itu pembelakan juga diberikan oleh tim PKPA.(linfokom)