iden

Teater Aura Pentaskan Megatruh, Ruangan Penuh Penonton

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Teater Aura Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan pementasan teater dengan judul ‘Megatruh’. Partunjukan teater tersebut menyedot banyak pecinta seni, dibuktikan dengan penuhnya auditorum UMK tempat pertunjukan teater dilaksanakan.

Dalam pertunjukan tersebut, cukup menarik karena pemainnya melakukan pertunjukan sangat rapi. Intonasi pemain dalam melafalkan dialog juga cukup keras sehingga penonton bisa memahami jalannya pertunjukan.

Untuk setting panggung juga cukup detail, dengan latar belakang rumah desa semua perabotan ruamh sangat diperhatikan sehingga sangat pas. Dalam pertunjukan tersebut juga menggunakan live music, sehingga suasana lebih hidup.

Sedangkan peserta yang hadir cukup banyak, bahkan bisa dikatakan penuh dengan penonton. Mereka terlihat tidak beranjak dari ruang pertunjukan hingga pementasan tersebut berakhir.

Megatruh sendiri bercerita tentang Nyonya Kertakusuma, dia adalah seorang wanita paruh baya berdarah biru yang dulunya memiliki seorang putra bernama Bagaskara. Kehidupan nyonya Kertakusuma beserta keluarganya mengalami banyak ketimpangan sejak suaminya terjerat berbagai kasus yang membuat hidupnya diakhiri dengan timah panas.

Nyonya Kertakusuma pun mulai merasakan dinamika kehidupan yang mulai tak stabil hingga akhirnya dapat bangkit. Itupun berkat kehadiran Subroto beserta gadisnya Shopia didalam kehidupannya, tetapi pada akhirnya kecemasan yang berlebihan pada nyonya Kertaksuma semakin menjadi sewaktu rahasia yang dia simpan bersama Subroto diketahui anak semata wayangnya.

Masalah pun semakin parah karena ditemukannya jenazah nyonya Kertakusuma dirumah oleh salah satu tetangganya. Kisah ini menjadi semakin misterius karena keterangan tetangganya terhadap jasad tersebut membuat Tim Forensik Kepolisian tercengang, ditambah keterangan kepala kepolisian setempat yang menyebutkan bahwa nyonya Sri Lasmi Kertakusuma mengidap skizofrenia membuat semua orang tidak percaya.(linfokom)