iden

Dosen UMK Masuk Nominasi RAPID

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK-Dosen Fakutas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) yang mengikuti Riset Andalan Perguruan Tinggi dan Industri (RAPID) tahun 2009 Direktorat Jendral Pendidikan Dikti (Dirjen Dikti), berhasil masuk nominasi bersama para peneliti dari 16 Perguruan Tinggi (PT) lannya se Indonesia.


Tim RAPID UMK yang terdiri dari Imam Sukrisno, ST, M.Kom, Ir.Masruki Kabib, MT; Zidni Hudaya, ST; dan Prof.Dr.Totok Sumaryanto F, MPd, mengangkat isu riset tentang Pengembangan Teknologi Pembuatan dan Pengemasan Bubuk Deterjen Ramah Lingkungan.Dalam riset ini, tim RAPID UMK bermitra dengan CV Buana Raya Semarang yang memproduksi deterjen Brodklin sebagai obyek penelitian.

 

Produk Mitra Industri CV. Buana Raya

 

Proses seleksi program RAPID mulai pada Maret 2009. Tahap awal (pra proposal), tim UMK bersaing dengan 64 proposal yang nasuk ke Dikti yang diusulkan oleh 38 PT. Setelah lolos, tahapan berikutnya, mengajukan Full Proposal. Dalam pengiriman Full Proposal pada 31 Agustus 2009, 27 proposal dari 21 PT. Tim UMK dinyatakan lolos untuk maju ke tahap seleksi berikutnya berupa Seminar Full Proposal.


Di tahap Seminar Full Proposal, yang digelar pada 11-12 September 2009 di Bogor, masuk 22 proposal dari 16 PT. Dari Jawa Tengah, PT yang berhasil masuk seleksi ,selain tim UMK, adalah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universita Negeri Semarang (UNNES). Dari hasil seleksi, tim UMK dinyatakan lolos dan selanjutnya mengikuti seleksi tahap Site Visite, tahap akhir dari seleksi RAPID.


Pada tahap Site Visite, 11 Oktober 2009 lalu, hanya ada 16 proposal dari 12 PT yang tersisa. Di tahap akhir ini, reviewer Dikti telah mengunjungi lokasi Mitra Industri dan kunjungan ke UMK untuk melihat sumberdaya pendukung, komitmen mitra industri dan pimpinan PT.


Atas prestasi tersebut, Rektor UMK Prof.Dr.dr Sarjadi Sp.PA, menyatakan kebanggaannya. Dengan keikutsertaan tim UMK dalam program RAPID, diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para peneliti di UMK untuk mengembangkan program-program penelitian lain. Dengan lolosnya tim riset UMK, menunjukkan bahwa peneliti UMK dapat melakukan penelitian yang bermutu dan berdayaguna, ungkapnya Prof. Sarjadi.


Program RAPID merupakan program riset unggulan Dirjen Dikti yang memberikan kesempatan bagi terwujudnya hubungan sinergis antara PT dengan lembaga manufaktur (dunia industri). Program RAPID mulai dikembangkan oleh Dirjen Dikti sejak tahun 2004. (Heory, Miun-Portal)